TP PKK Lingga Suguhkan Layanan Kesehatan Balita di Panggak Laut

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Lingga, Srinawati Yulius berserta anggotanya mengadakan kunjungan kerja ke Desa Panggak Laut, Jum’at (04/02/2022). Kunjungannya, meninjau langsung Posyandu Anggur, Desa Panggak Laut sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada balita disana.

Kedatangan TP PKK Kecamatan Lingga ini, untuk memastikan keadaan posyandu, serta pelayanan kesehatan untuk balita berjalan baik. Menurutnya, posyandu merupakan ujung tombak pada sektor kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak.

“Ini adalah salah satu ujung tombak dari pelayanan masyarakat agar lebih sehat. Makanya disini (posyandu) harus memberikan cerminan sehat itu,” kata dia.

Posyandu Anggur, Desa Panggak Laut merupakan fasilitas kesehatan yang hampir sering dikunjungi TP PKK. Bahkan pada Rangkaian Harganas Ke-28 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau beberapa waktu lalu, Posyandu Anggur Desa Panggak Laut, dikunjungi Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau da Ketua TP PKK Kabupaten Lingga.

Srinawati memastikan posyandu disini sudah sangat baik dan menjalankan fungsinya dengan baik.

Lebih lanjut dia menjelaskan, agenda yang dilakukan di Posyandu Anggur, Desa Panggak Laut yakni pemberian vitamin A, pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan, serta Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang ( SDIDTK ) bagi Balita.

“Kehadiran kami juga turut dibantu dari kawan-kawan nakes Puskesmas Daik, Ketua Pokja IV TP-PKK Kecamatan, Ketua TP-PKK Desa PG.Laut dan Kader posyandu,” kata dia.

Kemudian pihaknya juga menyerahkan bantuan dari FORM IKAWATI, Kantor Pertanahan Kabupaten Lingga berupa 1 unit timbangan dan makanan tambahan ke Posyandu setempat.

Srinawati turut mengapresiasi atas kesadaran masyarakat setempat terkait kesehatan, terutama kesehatan para balita. Menurut kehadiran balita pada kegiatan yang dilakukan cukup tinggi, berkisar 88 persen.

“Keseluruhan balita di Desa Panggak Laut ada 49 balita. Dan alhamdulilah yang datang ke Posyandu ada 43 balita. Ini tingkat kehadiran cukup baik,” kata dia.

Dia berharap, kerja sama menggagas layanan kesehatan dapat terus berkelanjutan. Karena perolehan perlindungan kesehatan merupakan hak masyarakat, dimana negara bertanggung jawab mengatur pemenuhan hak itu.

Kesehatan merupakan salah satu indikator dalam mewujudkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang unggul. Dan Posyandu sendiri, sebagai pondasi upaya layanan kesehatan tersebut.

“Terimakasih kepada semua yang terlibat, kepada kepala desa, anggota TP PKK Kecamatan, serta para kader yang sangat semangat melayani kesehatan disini,” tutup dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.