Resmikan Air Bersih, Bupati Lingga Harap Masyarakat Jaga Fasilitas Tersebut

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Jelang HUT ke-18 Kabupaten Lingga yang jatuh pada hari Sabtu (20/11/2021), Bupati Lingga meresmikan pembangunan sarana air bersih di Desa Marok Kecil, Singkep Selatan. (19/11/2021)

Tokoh masyarakat setempat, Idris Acam menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang telah hadir membangun Desa Marok Kecil, terutama pembangunan sarana air bersih yang telah lama diidam-idamkan masyarakat.

“Akhirnya air bersih sampai juga ke tempat kami, seperti mimpi rasanya. Ini cukup luar biasa, kami mengucapkan ribuan terimakasih yang luar biasa kepada Pemkab Lingga atas semua pembangunan ini,” ujarnya antusias.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Desa Marok Kecil yang juga hadir memberikan sambutan.

“Dulu, kami harus bawa motor setengah jam, dengan membawa jerigen untuk mencari air bersih. Sekarang pulang ke rumah, tinggal putar saja. Alhamdulillah ini hal yang luar biasa bagi kami,” ungkapnya.

Harapannya agar pembangunan di daerahnya tak hanya sampai disini saja, melainkan pembangunan yang lain juga agar bisa digesa.

“Kami juga berharap jembatan yang dulu, masih menjadi harapan bagi masyarakat kami. Karena ini merupakan akses ekonomi yang vital bagi kami. Kalau hanya melakukan rehab, dana kami habis begitu saja pak. Kami sadar, bukan kami saja desa yang ada di Lingga. Namun kami tetap berharap, semoga jembatan kami ini bisalah nanti mendapat kesempatan untuk diperbaiki kembali,” harapnya.

Menyambut usulan tersebut, Bupati Lingga M. Nizar menjelaskan bahwa Pemkab Lingga tetap berkomitmen akan membangun jembatan tersebut selama masa pemerintahannya. Namun diakuinya, bahwa saat ini APBD tahun 2022 masih sedikit merangkak. Akan tetapi, ada beberapa program prioritas yang menjadi kerja-kerja yang harus dituntaskan nantinya.

“Kita sudah mulai menyicil untuk tahun 2022. Kita sudah anggarkan dan disetujui untuk 2022 mendatang sebesar 1,5 miliyar. Dan ini kita ajukan untuk 2 tahap, memungkinkan akan memakan biaya 5 miliyar,” ujar Bupati Lingga terkait pembangunan jembatan tersebut.

Sementara itu, terkait peresmian air bersih di Desa Marok Kecil tersebut, Bupati Lingga mengajak masyarakat setempat untuk menjaga dan merawat sarana tersebut dengan sebaik-baiknya, mengingat tidak mudah untuk membangun fasilitas tersebut. Perlu langkah dan upaya yang panjang, sehingga perlu disyukuri dengan cara merawatnya.

“Untuk ini 8 milyar. Jadi kami mohon dengan sangat, harus dirawat, dijaga. Kalau perlu itu lokasi tangki air dipagari dan diberi pembatas, karena tidak gampang untuk mengusahakan ini,” ujar Nizar.

Lebih jauh Nizar mengharapkan kejelasan atas pengelolaan air tersebut. Apakah nantinya akan dikelola oleh desa melalui BUMDes-nya atau oleh PDAM. “Rembuk kan saja dulu, saya kasi waktu satu minggu lah, nanti baru diputuskan bersama, apakah desa yang mengelola, atau bagaimana,” jelasnya lagi.

Ia berharap, dengan masuknya air bersih yang telah dialirkan  ke rumah-rumah ini, akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.  (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *