Kemenkumham Beri HAKI ke Lingga

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Lingga, menerima sejumlah perhargaan Kekayaan Intelektual Komunal dari Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Republik Indonesia. Penyerahan sertifikat tersebut disejalankan dengan kegiatan Diseminasi Kebijakan Terkait Pelaporan Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership) Bagi Korporasi, oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau, di Hotel Lingga Pesona Kabupaten Lingga, Senin (13/09/2021). Adapun perhargaan itu adalah surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Pengetahuan Tradisional, berupa Tudong Manto, Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional, berupa Gasing Lingga dan Sertifikat Merek untuk produk minyak goreng ReMaLa (Resang, Marok Tua, dan Berhala).

Penghargaan tersebut diberikan terkait Hak Cipta dalam rangka perlindungan Pengetahuan Tradisonal (PT) perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT), berdasarkan Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dan Hak Merek berdasarkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau, Husni Thamrin, mengatakan, Lingga merupakan Kabupaten/Kota yang paling unggul, dalam menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ini. Tercatat sudah 109 Kekayaan Intelektual Komunal terdaftar di Kemenkumham terdiri dari 50 Ekspresi Budaya Tradisional dan 59 Pengetahuan Tradisonal.

“Ini se-Kepri Kabupaten Lingga juara, nanti sertifikat akan kami berikan di acara ini,” ujarnya.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar terkait hal ini sangat mengapresiasi atas capaian ini. Sememangnya Kabupaten Lingga sangat kaya dengan segala potensi yang hampir menyeluruh baik itu berupa kekayaan alam maupun kekayaan kearifan budaya dan adat istiadat tradisional. Hanya saja kemampuan SDM, bagaimana untuk mengolahnya.

“Ini sangat luar biasa. Tadi sudah kita saksikan bersama penyerahan sertifikatnya. Dan kali ini ada Hak Merek, untuk minyak goreng Remala. Terimakasih kepada Disperindagkop kita. Terimakasih kepada orang tua saye, Syarifah Faridah sebagai penggiat Tudong Manto,” kata Nizar.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Kanwil Kemenkumham Keperluan Riau, yang telah menggelar acara di Kabupaten Lingga.

“Semoga kegiatan yang dilaksanakan ini berakhir secara hikmat. Tujuan kegiatan ini jelas memberikan informasi dan bermanfaat untuk kita semua,” ucapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau Husni Thamrin, Kepala Disivi Pelayanan Hukum dan HAM Drs. Darsyad, Asisten 1 Pemerintahan Rusli, Ketua Dekranasda Maratussholiha Nizar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepala Disperindagkop serta tamu undangan lainnya. (ARP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *