Manfaatkan Pekarangan, PKK Lingga Panen Cabe Rawit

Diposting pada

Lingga (Media Center) – TTP PKK Kabupaten Lingga melaksanakan kegiatan Panen Cabe di perkarangan Gedung Daerah Dabo Singkep pada Rabu pagi. (23/6/2021)

Kegiatan yang merupakan program kerja PKK khususnya POKJA 3 ini dihadiri Ketua dan anggota PKK kecamatan se-Kabupaten Lingga, kepala OPD, dan personil dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Cabe rawit yang dipanen merupakan varietas unggul yang telah ditanam sejak sekitar 3 bulan yang lalu dan berjumlah sekitar 500 polybag, yang merupakan implementasi dari gerakan bersama pemanfaatan pekarangan untuk lebih produktif dan mengurangi perilaku konsumtif.

Dalam sambutannya ketua TP PKK Kabupaten Lingga mengutip sebuah pepatah Jawa yang cukup terkenal “Nandhuro opo seng dipangan, Mangano opo seng ditandhor” (Tanamlah apa yg dimakan, Makanlah apa yang ditanam) dengan maksud mengajak seluruh TP PKK Kecamatan untuk dapat memanfaatkan perkarangan rumah dan kantor untuk ditanamkan cabe, dan dapat memotivasi anggota yang ada di desa- desa untuk menanam cabe rawit, karena cabe rawit merupakan salah satu bahan pokok yang memiliki nilai jual, dan juga dibutuhkan dalam rumah tangga.

“Kami juga berterimakasih kepada Dinas Pertanian yang sudah membantu merawat cabe rawit ini mulai dari penyemaian hingga panen. Harapan kami, bukan hanya cabe rawit, tapi juga berbagai produk pertanian seperti sayur mayur yang ada di Kabupaten Lingga dapat kita produksi dan pasarkan sendiri sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga, dan mengurangi ketergantungan suplai dari kabupaten lain”, ujar Maratusholiha Nizar.

Untuk diketahui TP PKK Kabupaten Lingga telah membagikan benih cabe rawit di 5 kecamatan, selanjutnya untuk kecamatan yang lain akan dibagikan di tahap yang kedua. Setelah dibagikan, 3 bulan kemudian akan dievaluasi kembali.

Tidak hanya cabe rawit, kedepannya TP PKK Kabupaten Lingga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan menanam tanaman lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat Lingga. (EDS/RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *