Pemkab Lingga Akan Bangun Anjungan Bunda Tanah Melayu

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga Kepulauan Riau (Kepri), akan segera membangun Anjungan Bunda Tanah Melayu.

Terkait rencana ini, berbagai persiapan pun telah dilakukan, mulai dari diskusi hingga ketersediaan lahan.Dilansir dari Batamnews.co.id, Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan bahwa beliau telah berdiskusi terkait pembangunan tersebut saat berkantor di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lingga. Salah satunya terkait respon positif dari Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, agar keberadaan anjungan kabupaten/kota hadir di Lingga.

“Makanya Senin kemarin, saya berkantor di Dinas PU dan memanggil Camat Lingga, minta dipastikan untuk ketersediaan lahan disekitar Ibu Kota Kabupaten Lingga, Daik ada atau tidak. Minimal 20 hektare (Ha),” kata Nizar dilansir dari Batamnews, Selasa (23/3/2021).

Terkait ketersediaan lahan tempat lokasi yang akan dibangun, Kepala Desa Panggak Darat, yang jauh-jauh hari sudah mempersiapkan lahan dipanggil untuk mendiskusikan pembangunan tersebut.

“Kades Panggak Darat bersama Kepala Dusun, Camat Lingga dan Kadis PU, serta bagian teknis dari PU rapat bersama hari Senin, dan kesiapan lahan sudah oke. Makanya Kamis atau Jumat bagian teknis PU akan turun ke Panggak Darat untuk mengecek status lahan dan keberadaan lahan untuk anjungan tersebut,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ini clear di tingkat desa dan tidak ada persoalan dengan masyarakatnya. Sehingga 2021 ini di APBD-Perubahan apa yang dapat dilakukan dulu, kita kerjakan. Untuk 2022 kita akan mantapkan kembali untuk lahannya, dan 2023 pembangunan fisik masing-masing kabupaten/kota di lahan tersebut bisa terlaksana,” tambah Bupati Lingga ini.

Bupati Lingga berharap, persoalan lahan harus diselesaikan terlebih dulu dan menurutnya ini merupakan sesuatu yang sangat penting.

“Diperkirakan tahun 2023 fisik dipersiapkan dengan Batam, Insya Allah mereka dulu mengerjakannya, dan mudah-mudahan Allah SWT memberikan jalan kemudahan untuk kabupaten/kota lain mengikutinya. Tidak menutup kemungkinan kabupaten/kota diluar Kepri dan negara tetangga juga bakal membangun. Makanya lahan harus dipersiapkan dengan matang di Pemda Lingga,” tutur Bupati Lingga M. Nizar. (RZ/SMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *