Wamenkes Andalkan TP-PKK Ikut Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang bergerak memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP-PKK) Kabupaten Lingga berpartisipasi aktif mengikuti sosialisasi vaksinasi covid-19 yang digelar secara daring pada Senin (8/2/2021) pagi di Gedung Daerah Daik Lingga.

Sosialisasi yang merupakan program Dirjen Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan ini dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan dr.Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD., PhD, KEMD.

Pada kesempatan itu, dr.Dante menjelaskan alasan kenapa memilih ibu-ibu sebagai perpanjangan tangan Kementerian Kesehatan. Yakni adalah dikarenakan ibu-ibu ialah yang paling terdekat dengan keluarga.

“Kita akan meberdayakan ibu-ibu PKK ini untuk mendukung kegiatan sosialisasi tersebut.  Nantinya mereka akan menjadi basis kita di daerah agar bisa menjadi jembatan untuk melakukan  pendekatan terhadap keluarga,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan rasa terimakasihnya atas  semangat dan partisipasi ibu-ibu TP-PKK dari seluruh daerah yang ikut dalam acara tersebut. Ia berharap, berkat peran serta ibu-ibu ini nantinya akan menjadikan bangsa Indonesia bisa menjadi lebih sehat.

Seluruh peserta tampak antusias mendengarkan dan menyimak materi yang disampaikan mengenai vaksin covid-19 ini. Berbagai pertanyaan diajukan  para peserta sosialisasi yang terdiri dari puskesmas, TP-PKK Kabupaten/Kota serta BPMD dan Dinkes di regional Sumatera yang dijawab langsung oleh Prof. Iris Rengganis sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Artis Lula Kamal, M.Sc yang juga seorang dokter sekaligus moderator dalam acara tersebut, mengajak ibu-ibu dan masyarakat membagikan informasi yang didapat dalam kegiatan itu agar bisa menjadi pengetahuan bagi masyarakat. Karena menurutnya banyak berita simpang siur serta hoax terkait vaksin yang beredar di masyarakat, sehingga mengakibatkan keresahan dan ketakutan dikalangan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Untuk menghindari hoax terkait vaksin tersebut, mari kita share hal-hal yang penting, bukan yang penting share,” ajaknya kepada semua yang hadir.

Acara berjalan lancar hingga akhir, Panitia berharap, sosialisasi ini akan membawa manfaat bagi peserta dan juga bagi masyarakat. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *