Kunker ke Singkep, Pjs.Bupati Lingga Tekankan Netralitas ASN Jelang Pilkada

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Untuk memperkuat koordinasi dan mempererat silaturahim bersama masyarakat Kabupaten Lingga, Pjs. Bupati Lingga Juramadi Esram bersama Asisten Pemerintahan Rusli melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Singkep pada Selasa (13/10/2020) pagi.

Bertempat di Gedung Sanggar Praja Dabo Singkep, acara dibuka langsung oleh Camat Singkep Agustiar.

Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa jelang pelaksanaan Pilkada, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap TPS yang ada di wilayahnya, dan semuanya masih dalam keadaan kondusif.

Ia berharap, Pilkada yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang bisa tetap berlangsung aman dan damai.

Selanjutnya, Pjs.Bupati Lingga dalam arahannya menghimbau kepada para Lurah, Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan jalannya Pilkada, serta ikut mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan Bupati dan Gubernur nantinya.

 

“Mari bersama-sama, kita mendorong partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Semoga tahun ini bisa lebih dari 80% yang datang ke TPS,” ujarnya.

Menanggapi masalah netralitas ASN, Pjs.Bupati Lingga menekankan bahwa ASN, PTT dan THL, harus bersikap netral dan tidak boleh terlibat dalam aktivitas politik, baik itu di kehidupan sehari-hari, maupun di sosial media.

Ia juga menginformasikan bahwa Kabupaten Lingga saat ini telah menjadi sorotan terkait netralitas ASN beberapa waktu lalu. Ia pun memastikan, bahwa sanksi terkait hal tersebut sudah ada dari Bawaslu, yang diminta langsung oleh Komisi ASN, yakni dengan hukuman ‘sedang’.

“Jadi nanti mereka akan disidang, karena sebelum diputuskan, kita harus menjalankan mekanisme terlebih dahulu, berdasarkan apa yang direkomendasikan oleh KASN. Kalau mereka tak diberikan sanksi, maka sebagai akibatnya saya yang akan diberikan sanksi dari Mendagri, karena dianggap tidak taat hukum,” jelasnya lagi.

“Kalau untuk THL atau PTT, bisa saja sampai diberhentikan. Namun kita sebagai Pemerintah harus memberikan pembinaan, jangan sampai hal demikian terjadi kembali,” katanya menambahkan.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada semua yang hadir untuk memberikan pemahaman kepada rekan-rekan, baik itu ASN, PTT maupun THL untuk menjaga netralitas, demi kebaikan bersama.

“Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, dan kedepannya tidak terulang kembali,” kata Pjs.Bupati Lingga.

Terkait hal tersebut, ia menginformasikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan deklarasi netralitas ASN, demi memastikan tidak ada keterlibatan ASN di dalam kancah perpolitikan.

“Saya yakin kita semua punya dukungan, namun jangan digembar-remborkan. Cukup salurkan lewat surat suara nanti saat pemilihan,” kata Juramadi.

Acara ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis dari Pjs.Bupati Lingga kepada Camat Singkep sebagai isyarat bahwa pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Lingga harus terlaksana dengan menjalankan protokol kesehatan, karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Sebelum beranjak, Pjs.Bupati Lingga menitipkan sebuah pesan penting kepada semua yang hadir.

“Dukungan kepada masing-masing calon, janganlah sampai memecah belah semua kita. Karena ini merupakan mekanisme 5 tahun saja. Yang paling penting, kompakan dan persatuan harus tetap harus kita jaga. Tak perlu ada tekanan, intimidasi, juga tak perlu ada money politics. Mari bersama kite jage kampung kite,” pungkasnya.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *