Gubernur Kepri Lantik Pengurus PMI Lingga

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Gubernur Kepulauan Riau Isdianto resmi melantik pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan, Se-Kabupaten Lingga Tahun 2020 di Gedung Nasional, Dabo Singkep. Dalam penyampaiannya Gubernur Isdianto mengharapkan agar Palang Merah Indonesia (PMI) Lingga dapat bekerja dan membaur di masyarakat dengan tidak berfikiran bahwa PMI hanya berhubungan dengan masalah darah saja, namun juga membantu masyarakat dalam berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

Gubernur Isdianto juga mengatakan bahwa dengan adanya PMI ini, masyarakat bisa terbantu dalam hal kesehatan dan lainnya. Selain itu, ia juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri selalu mendukung kegiatan PMI, dengan memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian pemerintah. Ia berharap, agar PMI dapat selalu bekerjasama dan selalu hadir di masyarakat.

“Semoga kedepannya PMI Lingga semakin diperhitungkan keberadaannya di masyarakat,” ujarnya.

Disamping itu, Wakil Bupati Lingga M. Nizar juga menyampaikan terkait tupoksi PMI beserta penjelasannya. Baik itu PMI Kabupaten, maupun PMI Kecamatan. Tupoksi pertama adalah penanganan bencana yaitu, memberikan pertolongan dan bantuan kepada korban dikarenakan bencana. Tupoksi kedua yaitu pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat, seperti yang kita sama- sama tau terkait masalah pandemi Covid-19.

Nizar menyebutkan bahwa sejauh ini PMI telah ikut terlibat dalam berbagai kegiatan, diantaranya melaksanakan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi-sosialisasi yang berkaitan dengan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dalam hal ini Ketua PMI Kabupaten Lingga ini juga mengharapkan agar Palang Merah Remaja (PMR) dan Relawan, yang memang perlu sekali kiranya ada anggaran sendiri untuk penunjukan dan peningkatan SDM, baik untuk tingkat Kabupaten dan Kecamatan, agar diberikan pembinaan nantinya.

“Yang paling terpenting yakni pelayanan transfusi darah. Memang hari ini PMI Kabupaten Lingga belum bekerja secara maksimal, hanya sekretariat yang baru ada” jelasnya, Selasa (22/9/2020). “Untuk penganggaran Alhamdulillah kami diberikan anggaran pembiyaan sebesar Rp.500 juta, dan kami berusaha maksimal untuk melakukan penggunaan dana itu,” paparnya.

Wakil Bupati Lingga M. Nizar menambahkan bahwa, ia telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, baik itu RSUD Dabo Singkep maupun RSUD Encek Maryam Daik Lingga, untuk memberikan sagu hati atau sabagai ucapan terima kasih kepada 140 pendonor dari Januari hingga September 2020, sebesar Rp150 ribu. “InsyaAllah pada bulan Oktober kita bisa memberikan saguhati tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, katanya lagi, kita juga akan memberikan reward kepada 3 orang dari 140 pendonor tersebut, yang telah 5 kali berturut-turut menyumbangkan darahnya, juga akan diberikan saguhati sebersar Rp.500 ribu, yang juga dalam waktu dekat kami harap dapat terealisasi.

“Meski ini kecil dan masih jauh dari harapan, tapi kita sudah memulainya, kami juga mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri dan Satpol PP Kabupaten Lingga, yang telah menyumbangkan darah nya,” tutup Nizar. (Rais)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *