Buka Kegiatan Ahad Takwa, Wakil Bupati Lingga Ingatkan untuk Waspada Covid19

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Memasuki tahun anggaran 2020, Pemkab Lingga melalui bagian Kesra Setda Lingga kembali menggelar program Ahad Takwa pada Minggu malam (15/03/2020) di Desa Limbung, Lingga Utara.

Program yang telah berjalan hampir empat (4) tahun ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Lingga dalam rangka menjadikan Lingga yang agamis, sesuai dengan visi yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lingga, dan Masjid At-Taqwa Dusun Senempek terpilih sebagai lokasi perdana pelaksanaannya pada tahun 2020 ini.

Wakil Bupati Lingga dalam sambutannya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan berdampak pada peningkatan kadar keimanan, yakni dengan cara menjauhi segala larangan Allah, serta mendekatkan diri kepada apa-apa yang diperintahkan oleh-Nya.

Menanggapi merebaknya kasus virus corona (Covid19) yang akhir-akhir ini semakin parah di beberapa negara, Wakil Bupati Lingga berharap dan berdoa, agar Kabupaten Lingga dihindarkan oleh Allah dari wabah tersebut.

Senada dengan penyampaian Wakil Bupati Lingga ustad Setiadi selaku penceramah yang mengisi tausyiah pada kesempatan itu mengajak kepada seluruh umat Islam untuk tetap tenang menghadapi wabah virus corona yang sedang viral belakangan ini, dengan cara memperkuat keyakinan dan ibadah kepada Allah. Namun demikian, ia menghimbau agar umat Islam tetap waspada terhadap wabah ini.
“Semoga Allah menjauhkan kita dari virus corona ini,” kata ustad Setiadi.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kabag Kesra, Kades Limbung dan masyarakat setempat ini, juga dihadiri oleh anak-anak yang tampak antusias menyimak pesan-pesan yang disampaikan oleh ustad Setiadi.

Pada kesempatan itu, beliau menyebutkan bahwa anak-anak adalah investasi masa depan yang sangat luar biasa. “Kita mengharapkan, anak-anak kita ini nantinya tidak hanya pintar, namun juga bisa menjadi anak yang soleh dan soleha, yang akan memberikan safaat bagi kita nanti di alam akhirat,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tauhid adalah hal utama yang perlu diperhatikan oleh setiap orang tua, karena itu akan menjadi bekal saat kemana pun mereka menuntut ilmu dan jauh dari orang tua. “Dengan berbekal tauhid ini, InsyaAllah mereka akan selalu ingat kepada Allah,” tambahnya.

Untuk itu, Ia mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Lingga terhadap pembinaan keagamaan yang dilaksanakan oleh bagian Kesra Setda Lingga. Dan beliau berharap, kegiatan serupa bisa diadaptasi oleh setiap desa agar pembinaan keagamaan bisa berlangsung secara berkesinambungan. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *