Tandatangani Kontrak Kerja, Gubernur Kepri Kunjungan Kerja ke Kabupaten Lingga

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Plt. Gubernur Kepri lakukan kunjungan kerja dalam rangka penandatanganan kontrak kerja dan fakta integritas anti narkoba guru GTT di Kabupaten Lingga. Rabu, SMKN 1 Singkep (29/1)

Diketahui, Pukul 09:07 WIB Plt. Gubernur Kepri beserta rombongan tiba di Pelabuhan Jagoh, Kecamatan Singkep Barat dengan menggunakan Kapal Kepri 01.

Hadir jajaran Pejabat Lingga dalam kedatangan Plt. Gubernur Kepri ini tersebut Sekda Lingga mewakili Bupati Lingga, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lingga, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Para Kepala OPD dan Camat, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.  Selain itu, juga hadir para Kepala Sekolah SMA dan SMP sederajat se-Kabupaten Lingga, Para Tenaga Pendidik Non ASN, Para Tokoh dan 2oo orang peserta.

Sementara itu, rombongan Plt. Gubernur yang ikut serta yakni Kepala TP PKK, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Staf Ahli Gubernur, Tokoh masyarakat, PKK, Kadis Pendidikan serta staff Protokol dan Humas.

Acara diawali dengan prosesi Laporan dari Ketua Pelaksana Kegiatan, Said Muhammad Idris yang menambahkan, bahwa Acara berlangsung dengan sesuai arahan bapak Gubernur, untuk tahun ini gaji PTK Non ASN tidak ada lagi bahasa rapel, setelah tuntas di setiap kabupaten maupun kota, maka akan segera dibayarkan.

“Yang tak kalah penting, kita mengikuti perkembangan teknologi, untuk keamanan Perjanjian Kontrak dan SK ini nanti, maka kita menggunakan QR Code supaya tidak ada lagi pemalsuan SK dan sebagainya, yang mana juga kita link kan kepada Badan Sandi Negara. Jika satu huruf pun diubah maka kita akan tahu dan hal ini merupakan terobosan yang kita buat” sebut Said Muhammad Idris.

Ditambahkannya, hal ini juga sesuai arahan pak Gubernur, sehingga untuk tahun ini Gubernur memerintahkan kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan gaji 13, yang mana peruntukannya untuk tunjangan hari Raya. Pembayarannya Insya Allah sebelum hari Raya, besarannya satu bulan gaji.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan serta arahan dari Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto yang menyatakan bahwa ini merupakan yang kesekian kalinya beliau datang secara langsung dan menyaksikan secara langsung penandatanganan pakta Integritas.
Dijelaskannya, bahwa kehadirannya ini karena ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi secara langsung kepada guru-guru yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, yang saat ini di Kabupaten Lingga, karena guru-guru yang ada di Provinsi Kepulauan Riau telah mampu mengangkat derajat pendidikan yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

“Alhamdulilah, Kepulauan Riau telah mendapatkan rangking kedua tingkat Nasional dengan nilai rata-rata tertinggi Ujian Nasional (UN) tingkat SMK se-Indonesia. Itu semua berkat keteguhan dan kesungguhan hati ibu-ibu mendidik anak-anak kita”, sebut Plt. Gubernur Kepri ini.
Plt Gubernur Kepri Isdianto juga menginginkan, hal ini tetap mampu dipertahankan karena berkali-kali dan berulang-ulang sebagaimana Presiden menyampaikan bahwa SDM yang berkualitas lah nanti yang akan mampu membangun kampung halamannya.

Untuk Tahun ini pemerintah memberikan gaji ke-13 untuk bapak dan ibu guru, sebelum hari raya akan tuntas diserahkan, tidak berhenti sampai disitu, pemerintah akan menaikan gaji Guru GTT 5% dari pendapatan sekarang.

“Insya Allah mulai diberikan bulan 7 nanti, disamping itu BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan juga itu pemerintah yang menangani, maka dari itu butuh keseriusan, kebersamaan, bangun hubungan silaturahim kita bersama. Dengan bersama apapun kita bisa, saling tegur sapa, saling beri masukan dan kritikan untuk kemajuan provinsi kepulauan Riau yang kita cintai ini”, harapnya.

Beliau juga memaparkan bahwa rencana dan Program Pemerintah Prov Kepri kedepannya akan ada 3 sektor yang akan digali potensinya secara baik, yakni Pariwisata, Pertanian dan Perikanan.

Untuk bidang Kelautan dan Perikanan, inilah beberapa sektor yang akan mampu membawa ekonomi Prov Kepri menjadi lebih baik kedepannya. Serta ia yakin dan percaya jika secara bersama mampu menggali Potensi tersebut dan mampu menyiapkan sumber daya yang berkualitas.

“Sehingga 10 tahun kedepan Provinsi Kepri mampu menjadi pesaing-pesaing Provinsi besar yang ada di Indonesia ini. Bahwa baru-baru ini Provinsi Kepri mendapat predikat yang diberikan oleh Kemenko PMK”, Plt. Gubernur memotivasi.

Mendapatkan penghargaan dan Piagam Indonesia Bersatu, tentunya tidak dengan penilaian yang bersifat main-main, yang diketahui ada 11 Profesor yang menilai untuk itu. Bagian suatu kriterianya, adalah Prov Kepri memiliki berbagai suku bangsa, Ras, dan Agama. Akan tetapi saat dihadapkan suatu persoalan besar, yakni gesekan antara satu ras dengan ras lainnya.

“Hal ini tidak pernah muncul ke permukaan secara besar-besaran dan dapat teratasi dengan baik sehingga dari 34 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia, Provinsi Kepri mendapat Penghargaan Indonesia Bersatu karena jalinan hubungan silaturahmi yang baik”, papar Isdianto.

Selanjutnya secara simbolis, acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Pakta Integritas Anti Narkoba, yang diwakilkan oleh Oscar Saputra, S.pd, Mulyani, Rizki Suhanda, S.pd, Novia Nadia Bestari, S.pd. (SMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *