Peringati Hari Ibu, GOW Lingga Kunjungi Sekolah Luar Biasa

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Sempena peringatan hari Ibu ke-91, Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lingga yang diketuai oleh Maratushaliha bersama rekan-rekan dari organisasi tersebut berkesempatan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Dabo Singkep.

Berbagai keterampilan dan atraksi ditampilkan oleh murid-murid SLB tersebut dengan semangat dan ceria pada Kamis pagi (12/12/2019) saat kunjungan istri Wakil Bupati Lingga tersebut.

Pada kesempatan itu, Maratushaliha didampingi oleh Ketua Bhayangkari, ketua Jalasenastri, Ketua Persit, Ketua Dekranasda, Ketua IBI, Ketua Dharmawanita, Ketua Iwapi, serta Ketua Ipemi juga menyampaikan bantuan papan titian dan meja kursi terapi.

Beliau mengaku kagum dengan semangat dan kesabaran para guru dalam mendidik para siswanya hingga mampu menumbuhkan kepercayaan diri dan keceriaan kepada para siswa ditengah keterbatasan mereka. Mereka para murid diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya serta mampu membuktikan bahwa mereka tidak boleh dipandang sebelah mata dan mampu bersaing dengan anak-anak lainnya.

“Melihat semangatnya anak-anak ini, Insya Allah kita akan upayakan anak-anak kita dari SLB ini untuk bisa ikut serta dan tampil dalam berbagai event kedepannya,” ujarnya optimis.

Ia juga mengapresiasi adanya SLB tersebut di Kabupaten Lingga yang tentunya sudah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Lingga mendukung penuh dan menaruh perhatian terhadap keberadaan SLB tersebut, salah satunya dengan cara merealisasikan usulan penimbunan di wilayah sekolah pada tahun 2020 mendatang.

Menutup sambutannya, beliau berharap bahwa semoga dengan peringatan hari ibu ini, para orang tua dan ibu khususnya bisa lebih peduli dengan anak-anak, bise lebih menaruh perhatian kepada anak-anak, dan peduli dengan masa depan mereka.

Diketahui dari penjelasan Momon Kusmana selaku Kepala SLB tersebut, sekolah ini merupakan sekolah perintis yang pertama di Kabupaten Lingga. “Informasi yang kita dapat dari pihak dinas Provinsi Kepri, Insya Allah kedepannya juga akan dibangun beberapa sekolah seperti ini di Daik dan Senayang” ungkapnya.

Ia juga menginformasikan bahwa sekolah yang berdiri sejak tahun 2017 yang lalu ini telah memiliki 19 orang murid, dan 16 orang guru. Kemudian, untuk jumlah rombel terbagi dalam 9 rombel, yaitu Kelas 1 Tunarungu, Kelas 1 Tunagrahita, Kelas 2 Tunarungu, Kelas 2 Tunagrahita, Kelas 2 Autis, Kelas 3 Tunagrahita, Kelas 3 Autis, Kelas 4 Tunarungu, Kelas 6 Tunagrahita.

Dari penyampaian dan rasa terimakasihnya atas kunjungan ibu-ibu dari GOW tersebut, tersirat rasa bangga dan optimisme bahwa anak-anak di SLB ini nantinya akan menjadi anak-anak yang berguna bagi masyarakat dan mampu menjadi kebanggan bagi Kabupaten Lingga dikedepannya. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *