Temu Bisnis Internasional Ajang Promosi Potensi Daerah

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Dalam rangka  memperkuat sinergitas antar daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Pemkab Lingga menyelenggarakan Temu Bisnis Internasional pada Minggu (24/11/2019) pagi di Dabo Singkep.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian agenda penting Hari Jadi Kabupaten Lingga ke-16 tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan Bapak Moeldoko yang didampingi oleh Ketua Umum Perempuan Tani Indonesia ibu Dian, Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edy, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Fini Murfiani, para pengusaha, serta para tamu undangan lainnya.

Dengan dihiasi kain merah, kuning, hijau khas dekorasi Melayu, kegiatan temu bisnis yang digelar di Gedung Nasional ini, membahas mengenai beberapa agenda menyangkut potensi investasi dan berbagai kemajuan di Kabupaten Lingga yang dipaparkan langsung oleh Bupati Lingga Alias Wello.

Pada kesempatan itu, Bupati Lingga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang telah menyempatkan waktu untuk datang ke Lingga untuk yang keempat kalinya saat masih menjabat sebagai ketua HKTI.

Bupati Lingga mengaku merasa sangat terharu atas hadirnya Moeldoko ke Lingga untuk memenuhi undangannya dan senantiasa memberi semangat serta membantu secara langsung dan tak langsung kepada Pemkab Lingga.

“Saya merasa kecil sekali ditengah orang-orang hebat yang hadir di tempat ini, apalagi ditengah masyarakat kami yg senantiasa menginginkan perubahan-perubahan” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa Lingga adalah daerah paling tertinggal jika dibandingkan daerah lain di Kepri.
Namun dengan kondisi yang demikian, Kabupaten Lingga belum mendapatkan alokasi dana 3T itu dari Pemerintah Pusat.

“Saya masih ingat, telah 3 tahun saya bersama Nizar memimpin, diawal-awal kami memimpin penuh dengan keprihatinan, dengan APBD yang kecil, ditambah lagi dengan utang dengan pihak ketiga. Hingga akhirnya  kami terpaksa mengambil kebijakan yang tak populer yakni merumahkan PTT dan THL yang mendapat banyak pertentangan”.

“Alhamdulillah, teman-teman ASN menyadari dan mendukung, Alhamdulillah dalam 1 tahun telah lunas semua utang dengan pihak ketiga,” kata beliau.

Kini, tepat 3 tahun, 9 bulan 6 hari, dalam waktu dekat kami akan mengesahkan APBD kami yang sudah mencapai  1,1 Triliun. Selain itu, kmainjuga telah merubah wajah Lingga dengan memperoleh Adipura 2 tahun berturut-turut, WTP 2 tahun berturut-turut, hingga memperoleh kucuran dana dari perolehan WTP tersebut awalnya 14 M, tahun ini 30an Milyar.

 “Pada kesempatan ini, kami membuka kesempatan dan peluang sebesar-besarnya bagi pihak-pihak yang ingin berinvestasi di Lingga dengan 3 syarat, yang pertama berpihak kepada masyarakat, kedua bekerja sama dengan badan usaha milik daerah yang ditunjuk oleh pemerintah daerah, serta yang ketiga adalah tetap memperhatikan kondisi lingkungan. Dan kami pastikan, semuanya bebas biaya,” kata beliau.

Selanjutnya beliau pun mengungkapkan untuk mengajak Bapak Moeldoko untuk meresmikan sejumlah pabrik yang dikelola oleh BUMD Lingga, yakni pabrik tepung ikan, pabrik pakan ikan dan udang yang berlokasi di Implacement Timah Dabo Singkep, yang disejalankan dengan peresmian pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) serta peluncuran Politeknik Lingga.

“Kami pastikan kami akan memberikan pendidikan gratis bagi 90 mahasiswa pada tahun pertama,” ujar Alias Wello

Beliau menyadari bahwa Pemkab Lingga masih banyak mengalami kekurangan disana-sini. Namun beliau memiliki mimpi besar yang harus diwujudkan.

“Jika mimpi itu hanya mimpi saya sendiri, maka hanya akan terus menjadi mimpi alias Wello sendiri. Namun karena mimpi ini menjadi mimpi kita bersama, saya yakin kita semua akan mampu mewujudkannya” kata beliau optimis.

Ia berharap, dengan adanya temu bisnis ini, akan membuat para investor menjadi lebih yakin untuk berinvestasi di Kabupaten Lingga.

“Welcome to Kabupaten Lingga, selamat berinvestasi. Jangan ragu berinvestasi di Lingga,” pungkasnya.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *