Gubernur Kepri Gelar Raker Bupati dan Walikota Se-Kepri

Diposting pada

Lingga (Media Center) –Ada 4 sektor kerja sama yang harus dibangun untuk memajukan wilayah kerja masing-masing dan provinsi. Pertama adalah kerja sama hulu dan hilirisasi dari sektor industri; kedua kerja sama menyangkut pengembangan SDM; ketiga kerjasama di sektor kerja penguatan kebudayaan dan terakhir sektor kerja sama dibidang pariwisata. Hal tersebut disampaikan Bupati Lingga saat menghadiri rapat kerja Gubernur Kepri dengan Bupati dan Walikota Se-Kepulauan Riau Tahun 2019. (20/11/2019)

Rapat kerja yang gelar di Gedung Daerah Junjung Budaya Daik Lingga itu, dipimpin langsung oleh Plt.Gubernur Kepri H. Isdianto, dengan dihadiri oleh Walikota serta sejumlah perwakilan dari Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepri.

Mengawali diskusi, Plt.Gubernur Kepri  mengharapkan berabgai masukan-masukan dari perwakilan masing-masing daerah untuk bersama-sama memajukan daerah, terutama terkait kebijakan-kebijakan yang akan diambil, sesuai dengan bidangnnya masing-masing.


Asisten I Provinsi Kepri Drs.H.Raja Ariza yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan berbagi pengalamannya pada kesempatan itu. Dari keseluruhan wilayah Kepulauan Riau yang 96 persennya merupakan laut ini ternyata belum mampu membuat Kepri menghasilkan PAD yang bersumber utama dari laut.

“Kita berharap kalau kita mau bantu, kita akan membangun kerjasama di bidang tangkap nelayan kita sering bentrok dengan wilayah tangkap padahal itu pekerjaan sehari-hari mereka.Jadi saat ini kita harus membangun kerjasama wilayah tangkap membagi zona-zona tertentu,” kata beliau.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam berharap agar Pemrov Kepri bisa menginisiasi beberapa daerah untuk supaya tercipta link satu dengan lainnya. “Harapan saya bagaimana cara orang turis yang datang ke Batam kita singgahkan ke Lingga, kita singgahkan ke Bintan. Ini nilai potensi yang sangat besar yang harus kita manfaatkan,” kata beliau optimis.

Senada dengan Batam dan Natuna, Asisten I Kabupaten Bintan mengaku setuju dengan program yang ada di kedua wilayah itu. Namun khusus untuk Lingga, beliau mengungkapkan bahwa kedua wilayah ini memang sudah terjalin kerjasama sejak dulu di bidang pariwisata, sehingga ia akan mencari sisi lain untuk mendukung pembangunan dan kerjasama di Kepulauan Riau.

Menanggapi berbagai saran dan gagasan-gagasan yang masuk dalam diskusi tersebut, Kepala Bapelitbang Lingga, M.Asward menginformasikan kepada Gubernur Kepri bahwa air terjun Jelutung di Lingga ini sangat berpotensi untuk mengasi masalah kebutuhan air bersih di Batam dan Tanjungpinang. Karena berdasarkan laporan akhir dari konsultan yang bekerjasama dengan PWS, ternyata daya tampung air itu bisa mencapai 36 juta kubik jika telah di bendung.

Artinya peruntukan Batam saja hanya menggunakan per kubik itu tidak sampai 10 juta kubik. Biaya yang dapat dilakukan di dalam penampungan itu sebesar 774 miliar. Musim kemarau 1 tahun itu diperkirakan 4 bulan hanya pada musim Timur dengan demikian 36 juta perkubik dapat menutupi musim kemarau itu.artinya setiap Dialirkan air tersebut melalui pipa di bawah laut masih dapat dilakukan. “Insyaallah tahun ini kita sudak melakukan untuk Amdalnya” kata beliau.

Dari sekian banyak masukan dan saran pembangunan terhadap kemajuan Kepri kedepan, Gubernur Kepri berharap, semua Kabupaten/Kota bisa bersinergi bersama-sama dengan masukan-masukan dari daerah masing-masing.  “Ini perlu kajian yang serius jika ini terealisasi dan berjalan dengan baik harapan kita tentunya mempunyai manfaat bagi Kabupaten kota kita masing-masing,” kata beliau sembari menutup raker.

Diketahui hadir pada raker tersebut  Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Sekda Lingga Juramadi Esram, Asisten I Setda Lingga H. Rusli, Aisten III Setda Lingga Siswandi, Asisten III Kabupaten Natuna Izwar Asfarwi, Asisten I Kabupaten Karimun Drs.Muhammad Tang, Asisten I Pemerintahan Kabupaten Bintan Mohd Setioso,  Direktur BUMD Lingga Risalasih, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Lingga Abdul Khatab, Kaban Kesabangpol H.Armia, serta Kadisdik Lingga Djunaidi Adzam.  (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *