Wakil Bupati Lingga Hadiri Pisah Sambut Kapolsek Lingga

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Dalam rangka Pisah sambut Iptu Sugianto kepada Kapolsek Lingga yang baru AKP Tasriadi, Wakil Bupati Lingga beserta istri hadir dalam acara yang digelar di halaman Mapolsek Daik Lingga pada Sabtu (2/11/2019) malam.

Sebelum menyampaikan pesan dan kesan, Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan salam dari Bupati Lingga yang tidak dapat menghadiri acara pisah sambut Kapolsek Lingga.

Menurut Wakil Bupati Lingga, banyak kesan yang ditinggalkan mantan Kapolsek Lingga, sebab sejak mereka menjadi Bupati dan Wakil Bupati kurang lebih sama seperti Iptu Sugianto bertugas di Daik Lingga.

“Usia pengabdiannya hampir sama dengan kami. Banyak kami terbantu sejak beliau bertugas di sini terutama Kecamatan Lingga Kelurahan Daik,” kata Muhammad Nizar.

Dia menyampaikan bahwa, meskipun wilayah hukum Mapolsek Lingga cukup luas yang mencakup Kecamatan Lingga Utara, Lingga Timur dan Kecamatan Selayar, namun tetap terjalin koordinasi sangat baik sekali. “Apalagi menyangkut sosial, jarang kami tidak bertemu hingga pada kegiatan pemerintah daerah, beliau kerap menghadiri,” kata Wakil Bupati Lingga.

Atas koordinasi dan kerjasama yang baik, apa yang terjadi di Daik dapat diselesaikan. Selama 3 tahun tidak ada gesekan hingga berpengaruh pada Kamtibmas, sehingga Daik Lingga selalu aman dan kondusif.

“Selama tiga tahun, terlalu banyak cerita ingin diungkapkan, saya menaruh hormat pada bapak (Sugianto). Saya menganggap beliau seperti keluarga saya sendiri,” aku Muhammad Nizar lagi.

Dia berharap, apa yang diberikan melalui pengabdian oleh beliau semoga akan berbuah manis nantinya, sekarang beliau pindah ke Mapolres Lingga di Dabo Singkep, Nizar berpesan sering-sering datang ke Daik.

“Memang tak dimana, selagi beliau bertugas di mana saja sering sekali ketemu, bahkan di rumah ibadah, seperti Masjid Jami Sultan Lingga, beliau membaur dengan orang tua kita, sehingga dimana saja boleh,” kata beliau.

“Selamat bertugas pak AKP Tasriadi, kami di sini selalu welcome dan dengan tangan terbuka buat bapak. Semoga kedepan Kamtibmas kita lebih aman dan baik lagi, dengan harapan kerjasama yang baik terus ditingkatkan, selamat bertugas Pak Tasriadi,” tutupnya.

Kemudian, Iptu Sugianto yang juga berkesempatan menyampaikan pesan dan kesannya mengatakan berat meninggalkan Daik. “Banyak kesan yang tak dapat saya lupa dan sangat sulit diungkapkan di sini. Kalau masalah mutasi itu hal biasa, menyatu dan membaur dengan masyarakat sini membuat berat ingin saya sampaikan,” kata Sugianto sedikit larut.

Terhitung 29 November 2016, dan berakhir pada 2 November 2019 saya bertugas disini, kata dia lagi, kurang lebih tiga tahun itu banyak hal yang dia buat bersama masyarakat bahkan di bantu masyarakat.

“Saya berterimakasih sekali pada semua pihak, saya merasa terbantu dalam menjalankan Kamtibmas. Banyak kenangan yang tak dapat dilupakan dan tidak dapat saya utarakan,” pungkasnya.

Selanjutnya, AKP Tasriadi selaku Kapolres Daik yang baru berkesempatan memperkenalkan diri pada kesempatan itu. Beliau menyebutkan bahwa dirinya berasal dari Pekanbaru, secara Bintara Iptu Sugianto lebih senior dari pada dirinya, dan mulai bertugas tahun 1986/1987, dan lulus Secapa tahun 2007.

“Selama mengabdi, 20 tahun saya lalu intas, sebelum ditugaskan di Daik saya bertugas sebagai Kasat Binmas Polres Tanjungpinang, dan sekarang dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Lingga,” kata dia bercerita.

Dia yakin dan percaya atas dukungan masyarakat dan semua pihak situasi wilayah hukum Polsek Lingga akan kondusif, dia mengaku polisi tidak berarti apa-apa tanpa ada dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Kami tidak punya arti, jika tidak ada dukungan dan partisipasi masyarakat dan tokoh. Kami butuh sinergi bersama, kami yakin insya Allah apapun yang terjadi di wilayah hukum pasti ada jalan keluarnya.

Menurut dia, jika masing-masing saling bersinergi dan masing-masing berperan juga selalu menyampaikan hal-hal yang bersifat positif dan mengajak dalam mempererat persatuan, dia yakin apapun permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

“Jadi kami orang baru di sini tolong di terima, bagi yang muda anggap kami sebagai abang, tua dari kami anggap kami sebagai adik, dan yang lebih tua anggap kami sebagai anak. Kami siap 24 jam untuk bapak ibu hubungi, baik itu informasi, meminta pendapat, masukan dan sharing” kata beliau mengakhiri sambutannya. (MC/mrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *