DPMD Lingga Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna 2019

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Pemkab Lingga melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2019. Dengan mengangkat tema “Kita bangun desa yang inovatif menuju Lingga terbilang 2020” kegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Dabo Singkep ini diharapkan akan memunculkan peserta yang mampu menerjemahkan permasalahan yang ada di lingkungannya kedalam sebuah teknologi sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat. (28/04/2019)

Kegiatan yang diikuti oleh berbagai sekolah dan masyarakat umum yang ada di Kabupaten Lingga ini, semula diminati oleh 71 peserta pendaftar, namun setelah dilaksanakan seleksi kelayakan, hanya ada 52 peserta yang bisa mengikuti lomba.

Mewakili Bupati Lingga, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Yusrizal; yang hadir untuk membuka gelar acara tersebut berkesempatan untuk menyampaikan sambutannya. Beliau mengatakan bahwa meskipun kabupaten Lingga masih memiliki kekurangan di bidang teknologi, namun ia optimis keterbatasan tersebut mampu melahirkan karya-karya teknologi kreatif, inovatif dan murah meriah, namun tetap bermanfaat.

“Saya sangat menganjurkan bagi masyarakat Kabupaten Lingga untuk terus berbuat inovasi sesuai kemampuan, intinya selagi kita masih bernafas, jangan malas untuk berkarya dan menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi orang banyak,” ujar Asisten II mewakili Bupati Lingga.

Selain itu, beliau juga menghimbau kepada para tenaga kependidikan di Kabupaten Lingga untuk menstimulasi dan berperan aktif memotivasi siswa-siswinya agar berfikir kreatif dan inovatif menyalurkan ide-idenya kedalam sebuah karya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.

“Saya berharap kepada para guru untuk berperan aktif membentuk kreatif muridnya dalam inovasi-inovasi teknologi tepat guna, sebab motivasi yang guru berikan kepada siswa dan siswi  akan memberikan semangat atau gairah untuk selalu berkarya tiada henti,” ujarnya.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.BA.; Teknologi Tepat Guna ini merupakan salah satu cara atau pendekatan yang ampuh dalam upaya mendorong percepatan mewujudkan kemandirian masyarakat desa.

Beliau juga menjelaskan bahwa, TTG tidaklah selalu harus alat atau mesin, melainkan juga dapat berupa teknologi proses atau produk yang dapat menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Dirinya juga mengatakan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi.

Ia berharap sentuhan TTG mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi di pedesaan.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Lingga Dodi Suhendra mengatakan bahwa, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkembangkan ide-ide kreatif di masyarakat, menjaring hasil teknologi tepat guna yang dapat memacu percepatan berkembangan usaha ekonomi di masyarakat serta memulihkan motivasi semangat kepada para penemu di bidang TTG, baik itu dari masyarakat, pelajar, mahasiswa, akedemisi, guru, instansi maupun swasta.

“Alhamdulilah selama Kabupaten Lingga berpartisipasi dalam ajang teknologi tepat guna, kita perna masuk ke tingkat nasional dari beberapa kali lomba yang kita ikuti, khususnya di tingkat pelajar,” ucap Dodi.

Diketahui, hadir dalam pembukaan lomba Teknlogi Tepat Guna 2019 tersebut Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Provinsi Kepri Rosita Rahmi, S.E,  Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna (LIPI) Arie Sudaryanto serta seluruh peserta TTG. (MC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *