Bupati Lingga Hadiri Penabalan HI-MELAYA

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Pengurus Perhimpunan Melayu Raya Kabupaten Lingga secara resmi ditabalkan sebagai salah satu perhimpunan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. Senin (29/1)

Kegiatan Penabalan Pengurus Perhimpunan Melayu Raya ini dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Lingga pada senin malam.

Pada kegiatan ini diawali dengan prosesi penyerahan petaka Melayu Raya Lingga dari Pembina Utama Melayu Raya oleh Pembina utama Melayu Raya, Brigjen (Pol) Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H kepada Korwil Melayu Raya Lingga, Zuhardi disaksikan seluruh Korwil Melayu Raya di Kepulauan Riau dan seluruh masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Senin 28 Januari 2019, saya tabalkan pengurus perhimpunan melayu raya Lingga, agar saudara-saudara dapat menjalankan perhimpunan ini dengan setia dan amanah” sebut Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H saat membacakan surat keputusan Melayu Raya Lingga.

Diketahui, dalam kegiatan penabalan pengurus Perhimpunan Melayu Raya ini hadir Bupati Lingga Alias Wello, Ketua Lam Lingga H.M. Ishak, Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, dan seluruh pengurus perhimpunan Melayu Raya Perwakilan Tanjungpinang, Bintan, Batam dan Karimun serta masyarakat Lingga.

“Melayu ini punya catatan sejarah yang panjang, emporium kejayaan melayu tidak dibangun dengan serta merta, tapi melalui proses yang sangat panjang sekali.” Ujar Bupati Lingga dalam sambutannya.

Dia menyampaikan, melayu punya catatan sejarah yang sangat gemilang yang pasang surutnya juga kita tahu bahwa inilah puak melayu penghuni negeri terbilang.

“Kita tahu bahwa untuk mengumpulkan orang-orang dalam satu wadah itu bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, apalagi kita tau kapasitas kridibilitas dari penggagas terbentuknya himpunan melayu ini sudah terkenal sangat luas dikalangan masyarakat Kepri ini” paparnya.

Dia juga menambahkan, selaku pemegang amanah dari pemerintah daerah Kabupaten Lingga ini betul-betul menyadari betapa membangun keharmonisan itu betul-betul menyadari betapa mebangu keharmonisan itu betul-betul menjaga persatuan bukanlah perkara yang gampang.

“Perjalanan ini adalah mata rantai. Kita harus bekerja dan semua kita harus berpikir untuk yang terbaik di Bunda Tanah Melayu ini. Dan saya menyadari masih banyak kekurangan terhadap masyarakat, karena inilah yang merupakan keterbatasan yang kita miliki. Namun yakinlah kita semua pasti ingin yang terbaik” jelasnya.

“Insyaallah suatu saat yakinlah, kita akan mecapai Lingga terbilang 2020 itu” tambahnya sembari menutup sambutan tersebut. (SMI/MC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *