Disbud Lingga Usulkan Gasing Menjadi Warisan Nusantara

Diposting pada
Kepala Dinas Kebudayaan, M.Ishak

Lingga (Media Center) Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga bersama pengurus pelestarian permainan rakyat Kabupaten Lingga dan unsur lainnya terus berupaya agar nilai-nilai Kebudayaan serta tradisi yang pernah ada agar tetap terjaga. Sehingga generasi penerus dapat mengetahui tradisi peninggalan dahulu.

“Beberapa waktu lalu kami bersama unsur terkait, Kades Merawang, Persatuan Pemuda Merawang dan Lembaga Adat Melayu Lingga menggelar pertandingan gasing Lingga,” kata Kepala Dinas Kabupaten Lingga M. Ishak.

Tujuan penyelenggaraan pertandingan gasing ini selain untuk memberikan pengenalan tradisi kebudayaan kepada generasi muda, permainan ini juga sebagai bentuk menciptakan even-even yang mungkin menjadi rutin sehingga dapat memberikan hiburan kepada masyarakat.

Ishak yang juga sebagai ketua LAM Kabupaten Lingga mengatakan, LAM tentunya memiliki tanggungjawab dan fungsi yang luas. Selain melestarikan Budaya seperti tepuk tepung tawar, adat perkawinan Melayu, pakaian dan permainan seperti gasing, LAM juga dapat membantu Pemerintah Kabupaten Lingga dalam meningkatkan geliat perekonomian masyarakat.

“Contohnya, pada pertandingan gasing yang telah kami adakan itu, terbukti perekonomian masyarakat sedikit meningkat. Banyak warga yang berjualan makan khas dan sebagainya yang laku keras,” ujar Ishak.

Kegiatan yang di prakarsai pemuda Merawang serta LAM Merawang ini tentunya mendapat perhatian dari Dinas Kebudayaan serta LAM Kabupaten Lingga agar dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sedangkan pada sisi sosial, pertandingan gasing ini juga memberikan nilai positif kepada masyarakat Kabupaten Lingga. Selain hiburan, permainan gasing ini juga digemari seluruh lapisan masyarakat dari usia anak hingga orang dewasa, sehingga menjadikan kegiatan penjalin tali silaturahmi yang baik.

Gasing Lingga memang terkenal unik dan berbeda dari gasing-gasing lainnya. Selain bentuk cara bersaing gasing juga terbilang unik. Untuk itu, Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga berencana akan mengajukan ke Kemendikbud melalui Pemprov Kepri agar gasing Lingga menjadi warisan benda nusantara.

“Tahun ini ada 28 jenis permainan serta kebudayaan Melayu yang telah kami usulkan. Insya Allah, bila berhasil separuh saja kami merasa sangat bersyukur,” kata Ishak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *