Awe Nizar Gelar Dialog Akbar Bersama Mahasiswa

Diposting pada
Dialog Akbar 2 Tahun Kepemimpinan Awe Nizar di Tanjungpinang

Lingga (Media Center) – Berkenaan dengan dua tahun kepemimpinan Awe-Nizar di Kabupaten Lingga yang diperingati Minggu kemarin, mahasiswa dan generasi muda Lingga tidak mau ketinggalan memberikan masukan dan juga kontribusi untuk daerah.

Hal ini terlihat dalam dialog Akbar Refleksi dua tahun kepemimpinanya bersama mahasiswa dan generasi muda yang berlangsung di Tanjungpinang, Jumat (23/2).

Dalam dialog tersebut banyak hal-hal disampaikan, baik dari Bupati Lingga dan jajarannya maupun mahasiswa. Adapun salah satu hal yang dibahas yakni mengenai asrama mahasiswa Lingga yang langsung mendapat respon dari orang nomor satu di Kabupaten Lingga ini.

“Untuk asrama mahasiswa itu sudah kita pikirkan, Insya Allah akan terealisasi nanti. Kita sama-sama akan mencari lahan untuk pembangunanya. Kalau seandainya APBD kita cukup akan terealisasi, maka akan dibangun dalam bentuk permanen,” katanya Alias Wello di hadapan pemuda Lingga yang sebagain besar berasal dari kalangan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kepri.

Awe sapaan akrab Bupati Lingga pada forum ini sedikit bercerita, curhat tentang membangun Lingga yang memang dirasanya sangat luar Biasa, butuh komitmen yang tinggi serta tidak semudah membalik telapak tangan.

“Kita bangun Lingga ini bukan dari nol, tapi dari mines anggaran. Karna pada tahun pertama pemerintahan kita mengalami defisit yang cukup banyak seratus lebih miliar. Tapi Alhamdullilah pelan-pelan bisa kita selesaikan,” ceritanya, sekaligus mengajak generasi muda dan rekan-rekan mahasiswa untuk memberikan kontribusi kepada daerah.

Diketahui pertemuan dialog akbar bersama mahasiswa tersebut, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar, Plt Sekda Lingga Junaidi Adjam, Hanafi Ekra anggota DPRD dari Dapil Lingga Bintan, Wakil Rektor I Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan juga Agus Sutikno.
Diakhir pertemuan dialog tersebut, Awe-Nizar dan segenap jajarannya sekali lagi mengulangi pernyataanya saat malam peringatan dua tahun pemerintahan beberapa waktu lalu, bahwa pemerintahannya bukanlah anti kritik.

“Tolong dikritik, tolong beri masukan, kami tidak anti keritik” ungkapnya sembari menutup kegiatan dialog akbar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *