Kominfo : Tahun ini ada peningkatan layanan 4G di Kabupaten Lingga

Diposting pada

 

Ilustrasi Menara Telekomunikasi di Kabupaten Lingga

Lingga (Media Center) Guna pemerataan akses telekomunikasi di Kabupaten Lingga, Kominfo Lingga berkoordinasi dengan pihak Telkomsel dalam hal penambahan atau  peningkatan layanan telekomunikasi untuk beberapa daerah di Kabupaten Lingga. Kamis (25/1)

Adapun daerah yang baru mendapatkan tambahan pembangunan tower telekomunkasi pada tahun 2017 diantaranya Desa Batu Berdaun, Bukit Cening, Desa Penuba, Desa Kerandin, Desa Tanjung Bungsu dan Desa Rantau Panjang. Sedangkan untuk peningkatan layanan dari 3G menjadi 4G pada tahun 2018 yakni Pelabuhan Tanjung Buton, Pelabuhan Jagoh dan Senayang.

Diketahui sebelumnya sudah 4 daerah di seputaran Kota Dabo dan dan 3 site di seputaran Kota Daik yang sudah mendapatkan layanan 4G LTE.

“Dengan adanya penambahan dan peningkatan kualitas layanan ini, tentunya bisa membantu dan mempermudah masyarakat Lingga dalam mengakses jaringan telekomunikasi dan data”  ujar Sabirin Kabag Kominfo dan Humas.

Harapan kedepan, daerah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi dapat diakomodir pada tahun 2018 ini, seperti Desa Tanjung Kelit / Pelabuhan Sei Tenam, Desa Mentude, Desa Batu Belubang dan Desa Kudung, Belungkur, dan juga DesaTeluk. Sedangkan untuk pulau Pekajang akan diakomodir melalui program Universal Service Obligation (USO) dari kementrian Kominfo yang rencananya akan terealisasi pada tahun 2018.

“Untuk 2018, Telkomsel akan terus melakukan pembangunan untuk perluasan area (coverage) dan peningkatan layanan di area Kabupaten Lingga” ujar pihak Telkomsel, Yurianda Syahputra Pane, SPV RTPO Tanjungpinang, ketika dihubungi oleh Ady Setiawan, Kasubbag Komunikasi Kominfo Lingga.

Hal ini dilakukan sejalan dengan komitmen Telkomsel yang akan terus membangun dan melayani negeri sebagai operator ‘Merah Putih’ yang paling Indonesia.

“Untuk perluasan jaringan, Telkomsel membutuhkan support dari Pemerintah daerah dan masyarakat setempat terkait ketersediaan lahan dan listrik sebagai catuan utama. Kemudahan akses transmisi juga menjadi faktor utama disamping ketersediaan listrik” tambah Yurianda.

Sementara untuk peningkatan layanan ke 3G atau 4G, Telkomsel sudah merencanakan peningkatan layanan minimal di semua ibukota kecamatan atau pusat konsentrasi masyarakat (titik keramaian). Tentu dengan skala prioritas, untuk titik layanan yang potensial dan siap secara infrastruktur. (SMI/MC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *