Proyek Sawah Organik Lingga Berhasil Panen Perdana

Diposting pada


Lingga (Media Center) – Proyek percontohan sawah organik di Desa Sungai Besar Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, berhasil mencapai panen perdana.

Ady Indra Pawennari, Pimpinan Proyek percontohan sawah organik Sungai Besar, Senin (27/2) mengatakan, ada sebanyak 5 Hektar padi matang yang saat ini sedang di panen petani setempat.

“Itu belum semua, masih ada sekitar 15 hektar lagi menunggu masa panen. Kami buat bertahap, satu bulan ke depan sudah panen lagi,” kata dia, saat mendampingi Staf Ahli Mentri Pertanian RI bidang investasi, Syukur Iwantoro, meninjau lokasi sawah organik tersebut.

Untuk hasil panen sawah percontohan Desa Sungai Besar itu, diakuinya masih belum maksimal. Kuantitas produksi per hektar padi organik tersebut masih berkisar 3-5 Ton gabah kering.

“Kalau target kami, per hektar bisa mencapai 5-8 Ton gabah kering,” ungkapnya. Namun jika dilihat dari kondisi lahan yang masih baru, serta penerapan teknologi pertanian organik yang masih tahap belajar, menurut Ady, pencapaian panen perdana beras organik ini cukup memuaskan.

Satu-satunya faktor yang paling mempengaruhi hasil panen beras organik tersebut, kata Ady, yakni permasalahan hama penggerek batang dan walang sangit.

“Saat padi diserang hama, kami tidak melakukan upaya apapun, mengingat ini jenis tanaman organik. Kami belum temukan cara yang tepat untuk mengendalikannya,” ungkap tokoh peraih anugrah inovasi teknologi pertanian tahun 2015 tersebut.

Kendala hama tersebut, lanjut Ady, telah disampaikan langsung kepada staf ahli Mentan RI Syukur Iwantoro.

“Sepulangnya nanti, ia akan segera mengumpulkan para ahli pengendalian hama tanaman, guna mencarikan formulasi yang tepat untuk direrapkan di sawah organik Kabupaten Lingga,” tutupnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *