Lingga Bertekad Jadi Destinasi Wisata Agro Kepri

Diposting pada

 

Bupati Lingga beserta rombongan dan pengurus kebun percobaan Banjarsari

Lingga (Media Center) – Pemerintah Kabupten Lingga bertekad menciptakan daerah tersebut menjadi destinasi wisata agro berbasis organik di Kepulauan Riau, dengan membangun sentra perkebunan buah-buahan.

Bupati Lingga Alias Wello mengatakan, konsep pengembangan sektor pertanian di kabupaten yang dilintasi garis Equator itu sedang diarahkan pada konsep agrowisata agar memiliki nilai tambah.

“Alhamdulillah, tahun 2016 lalu kami sudah menanam 16.500 pohon dari berbagai jenis buah-buahan lokal seperti manga, jeruk, belimbing, lengkeng, jambu kristal dan lainnya. Tahun 2017 ini, kita akan lanjutkan menanam anggur di atas lahan seluas 10 hektar,” kata dia di Daik Lingga, Senin.

Menurutnya, mengembangkan sektor pertanian Lingga berkonsep agrowisata memungkinkan untuk dilakukan karena letak geografis Lingga yang berbatasan langsung dengan daerah tujuan wisata, seperti Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

Bahkan, dengan tampilnya Lingga sebagai destinasi Agrowisata, semakin melengkapi sektor pariwisata di wilayah Kepulauan Riau.

“Jadi, selain menghasilkan buah segar, Lingga juga bisa memperoleh keuntungan tambahan dari wisatawan yang datang berkunjung menikmati kebun buah-buahan. Apalagi sekarang ada kecenderungan wisatawan dunia itu sudah mulai melirik objek-objek wisata alami,” terangnya.

Untuk mewujudkan tekad tersebut, Bupati Alias bersama sejumlah pejabat pemerintah terkait sudah mendatangi beberapa lokasi pengembangan sentra buah-buahan di Indonesia, termasuk juga mengunjungi Kebun Percobaan Banjarsari, Probolinggo Jawa Timur, Sabtu (2/1) lalau, untuk belajar teknologi budidayanya di Kebun Percobaan Banjarsari.

Dalam kunjungannya ke kebun tersebut, perhatian Alias tertuju pada 49 varietas tanaman anggur, khususnya anggur dataran rendah yang tumbuh subur di daerah itu.

Dia yang kebetulan didampingi langsung pimpinan Kebun Percobaan Banjarsari, Sukadi, langsung menawarkan kerjasama investasi pengembangan tanaman buah-buahan jenis anggur, dan mengundang para peneliti Kebun Percobaan Banjarsari untuk melakuan study awal mengenai prospek dan potensi pengembangan tanaman anggur di kabupaten yang memiliki wilayah 604 pulau itu.

“Kami sudah sepakat membuat MoU. Kami juga meminta agar Kebun Percobaan Banjarsari bersedia menyediakan bibit anggur, mengirimkan beberapa tenaga ahli mulai dari proses penanaman, pemeliharaan sampai penanganan pasca panen di Lingga,” ungkapnya. (Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *