Pemkab Lingga Peringati Sumpah Pemuda di Sawah Resang

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Lingga beserta ratusan pemuda yang tergabung dalam organiasasi kepemudaan di daerah tersebut, mengelar apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88, di area percetakan sawah Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan.

Upacara bendera yang dipersiapkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Singsel tersebut, dipimpin langsung Bupati Lingga Alias Wello.

Pantauan di lapangan, apel digelar sekitar pukul 08.00 WIB. Sejumlah organisasi pemuda dan OKP di Kabupaten Lingga seperti KNPI, PP, PPM, Karang Taruna, Menwa STISIP Bunda Tanah Melayu,  dan lain sebagainya, membentuk barisan sebagai peserta apel.

Sedangkan di panggung kehormatan, terlihat Ketua DPRD Lingga beserta anggotanya, Kapolres Lingga, Lanal, Ramil, Ketua KNPI Kabupaten Lingga dan Sekretarisnya, Kades, BPD dan beberapa tamu kehormatan lain.

Bupati Lingga dalam pidato resmi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyampaikan makna tema besar pada hari sumpah pemuda ke 88 yakni  “Pemuda Indonesia Menatap Dunia”.

Tema itu menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan berbagai macam pola persaingan ekonomi, industri, pendidikan hingga sumberdaya manusianya.

Dengan mengacu data statistik BPS di berbagai sektor, Menpora menyimpulkan bahwa saat ini Indonesia sedang memasuki era keemasan dimana tingkat produktivitas pemuda Indonesia berada dilevel paling tinggi selama 77 tahun terakhir.

Menpora memprediksi, level tersebut akan terus naik dan mencapai puncaknya pada tahun 2020 hingga tahun 2035.

Itu berarti, Indonesia saat ini sangat siap menghadapi persaingan diberbagai sektor, baik ekonomi, kemajuan teknologi, pendidikan dan tentunya olahraga.

Menpora turut menyampaikan salam hangat dari seluruh penjuru negeri untuk tetap berjuang. Dengan pemuda yang hebat, Indonesia benar-benar bisa menaklukkan dunia.

Sementara untuk Kabupaten Lingga sendiri, Dikatakan Alias Wello, momen peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi pemuda untuk turut berperan serta membangun Lingga menuju terbilang.

“Berkumpulnya kita di lahan percetakan sawah Desa Resang ini dengan latar belakang halaman terbuka itu, dimaksud untuk mengenal lingkungan alam,” ungkapnya.

Dia berharap, pemuda Lingga  mampu proaktif, tak hanya mengharapkan uluran tangan terlalu banyak dari permerintah.

“Pemuda dituntut, pertama itu kepeloporannya, selepas itu, kemandiriannya yang bisa tercapai,” singkatnya.

Usai apel bendera, Bupati Lingga yang terkenal enerjik dan penuh kejutan itu langsung mengajak para pemuda turun bergotong royong di sawah Desa Resang,

Sawah yang baru dibuka sebagai lahan persawahan padi organik oleh Mentan RI ini, sudah tercetak hanpir 40 Hektare dengan waktu yang tidak sampai satu minggu.

“Kami taegetkan 200 hektar lebih sawah disini, bisa selesai dikerjakan hingga akhir tahun ini,” tutupnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *