Bupati Instruksikan Penyusunan RPJMD Mengacu Misi Awenizar

Diposting pada

Foto: Bupati Lingga didampingi unsur muspida, membuka musren RPJMD Lingga dengan memukul gong secara simbolik. Ard

Lingga (Media Center) – Bupati Lingga Alias Wello menginstruksikan seluruh jajaran pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah agar tetap mengacu pada 7 poin misi Bupati terpilih dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Saya minta pemangku kebijakan lebih proaktif memberi sumbangsi ide dan pemikirannya. Jangan bergeser pada visi misi yang ada. Optimalkan semua potensi daerah ini,” kata dia, saat membuka musyawarah RPJMD di Lingga, Selasa (19/7/2016).

Adapun tujuh poin misi yang diusungnya tersebut diantaranya, meningkatkan kualitas SDM, peningkatan dan pegembangan usaha dan produktifitas sumberdaya kelautan, meningkatkan kesejahteraan pelaku dan penglelola kelautan melalui industri skala besar, menengah, maupun kecil.

Selanjutnya, meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengoptimalkan pembangunan sektor pertanian, meningkatkan sumber ekonomi dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan transportasi.

Selain itu, meningkatkan aksebilitas melalui pembangunan infrastruktur daerah kepulauan, serta meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah.

Menurutnya, musyawarah yang di gelar Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lingga hari ini merupakan bagian terpenting dalam arah pembangunan Lingga selama periode 5 tahun kepemimpinannya.

“Dalam forum ini, diharapkan nantinya dapat menghasilkan penajaman program pembangunan Lingga. Kami akan menggali potensi yang ada di sektor kelautan dan perikanan, khususunya dalam bentuk tambak udang dan garam,” tuturnya.

Dia mencontohkan, salah satu sektor kelautan yang dalam waktu dekat akan terealisasi yakni investasi tambak garam di wilayah Kecamatan Senayang.

Dengan karakteriatik wilayah kelautan yang ada di Senayang, kata dia, menjadi lirikan salah satu investor garam dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Kita berharap semangat Lingga terbilang 2020 bukan euforia kosong. Ketika kebersamaan itu ada, semangat itu ada, ini dapat kita wujudkan di bumi tanah melayu ini,” tutupnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *