BNNP Kepri Tes Urin Para PNS Lingga

Diposting pada

Lingga (Media Center) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, lakukan tes urin kepada seluruh PNS jajaran SKPD pemerintahan Kabupaten Lingga, di aula Kantor Bupati Lingga, Kamis (26/5/2016). Kegitan itu atas permintaan kepala daerah, yang telah menyatakan komitmen bersama BNNP Kepri membersihkan pengaruh narkotika dari jajaran PNS Lingga.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Pemprov Kepri, AKBP Pol Ahmad Yani B, SH mengatakan, untuk tes urin kali ini disejalankan dengan agenda kegitan sosialisasi bahaya narkotika dan audiensi tentang pembentukan BNN di tingkat kabupaten Lingga.

“Kegitan ini merupakan inisiatif dari Bupati dan Wakil Bupati Lingga tempo hari, ketika mereka datang ke BNN. Disamping kita beraudiensi tentang pembentukan BNN di Kabupaten Lingga, mereka juga minta kami melaksanakan tes urin ini,” kata dia.

Apa yang telah dilakukan oleh BNN dan Pemerintah Kabupaten Lingga tersebut, disambut cukup antusias oleh seluruh PNS.

“Ini menjadi bukti adanya dukungan besar dari para aparatur sipil di Lingga ini untuk sama-sama bersih,” tuturnya.

Hasil dari tes urin tersebut, dia menjelaskan, akan diserahkan kepada kepala daerah sebagai refrensinya untuk memberikan sangsi atau pembinaan para PNS yang terlibat narkoba.

“Setelah di lingkungan pemerintahan, ada kemungkinan merambah sampai ke tingkat masyarakat, dan lingkungan sekolah-sekolah. Ini merupakan wujud dari keinginan kita bersama untuk bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait upaya lebih lanjut, pihak BNN dan Pemkab Lingga dengan membangun BNN tingkat kabupaten, akan digesa secepatnya. Sejauh ini, di Lingga memang belum memiliki badan tersebut.

“secepatnya, kita akan bentuk badan narkotik di kabupaten ini. Kita sangat berharap itu. Untuk sementara, akan di kepalai Wakil Bupati, sebelum adanya kepala BNN Defenitif,” terangnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung berlangsungnya kegiatan tes urin kepada jajaran PNS Lingga tersebut.

“Kita sangat mendukung, Justru saya yang minta ini dilakukan,” tuturnya.

Menurut Nizar, Pemerintah sangat menginginkan jajaran pegawai pemerintah Kabupaten Lingga terbebas dari narkoba.

Untuk tindak lanjut dari kegitan tersebut, dikatakan Nizar, nanti akan ada laporan tertulis dari BNNP kepada Kepala Daerah mengenai hasil tesnya.

Jika ditemukan ada PNS Lingga yang positif narkotika, maka daerah akan menjatuhkan sangsi kepada pegawai tersebut.

“Kita akan dudukkan dulu mengenai sangsinya. Seperti biasa, yang terlibat akan diberikan pembinaan atau penurunan pangkat satu tingkat,” ungkap Nizar.

Sedangkan untuk sangsi pemecatan, lanjutnya lagi, mungkin sedikit sulit untuk di terapkan. Karena, sangsi pemecatan itu lebih pada penegakan kedisiplinan pegawai, seperti yang di atur dalam undang-undang.

 

Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *