Proyek Sawah Sungai Besar Terhitung Paling Siap

Diposting pada

Foto: Aliran irigasi untuk sawah desa Sungai Besar sudah siap termasuk 3 Hektar petakan sawah. Ard

Lingga (Media Center) – Setelah seminggu diresmikannya pencetakan lahan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga, lahan tersebut sudah memiliki aliran irigasi dan 3 petakan sawah siap tanam. Diprediksi, akhir Maret sudah bisa dimulai fase tanam.

Hal itu seperti yang dikatakan Adi Indra Pawennari, Direktur PT Coco Indonesia, sekaligus pimpinan proyek persawahan dan perikanan tambak di Desa Sungai Besar. Menurut Adi, target panen perdana pada bulan Juli 2016 mendatang akan terealisasi karena sejauh ini tidak menemui kendala yang berarti.

“Proyek sawah di Sungai Besar ini paling siap di banding daerah lain. Kalau sawah itu intinya pada air, untuk itu lahan sudah di buat alur irigasinya. Potensi airnya melimpah,” kata dia di Lingga, Selasa (8/3/2016).

Untuk proses pembuatan petakan sawah, dijelaskan Adi, ukurannya dibuat 50×200 meter. Ukuran tersebut diperkirakan dapat menghasilkan gabah 5-7 Ton, atau beras sekitar 3-5 Ton. “Perlengkapan sudah sampai. Sekarang kita punya 3 mesin traktor, 4 alat berat dan satu set mesin penggilingan. Ini diluar tambak. Kalau untuk tambak nantinya spesial,” tuturnya.

Terkait pola tanam yang akan di terapkan, kata Adi, dia bersama 10 tim ahli yang akan mendampingi masyarakat nantinya, akan menunjukkan tiga contoh pola tanam, diantaranya yakni sustem tanam tradisional, semi tradiaional dan pola tanam dengan teknologi mesin. Ketiga pola tersebut akan dipilih mana yang paling mudah serta efisien untuk masyarakat.

“Semua pola itu sudah lebih baik daripada sistem semai tanam jaman dulu. Itu tidak kita terapkan lagi,” tuturnya.

Terkait kendala yang dihadapi, ungkap Adi, hanya pada ketersediaan bahan bakar untuk mengoperasikan alat berat. Saat ini, stock bahan bakar khususnya solar untuk Lingga terputus. Hal itu membuat alat berat tidak bisa beroperasi.

Dia berharap, kendala tersebut bisa segera teratasi dan tim dapat kembali menggarap laha-lahan yang belum di garap. (KP) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *