Bupati Resmikan Pencetakan Lahan Sawah dan Tambak Sungai Besar

Diposting pada

Foto: Alias Wello, Bupati Lingga menunjukkan salah satu jenis bibit padi unggul yang akan di tanam di lahan sawah Sungai Besar. Hms

Lingga (Media Center) – Bupati Lingga Alias Wello, resmikan pencentakan lahan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara. Peresmian itu menjadi langkah awal menuju cita-cita desa tersebut menjadi lumbung padi Kepri kedepan.

Kades Sungai Besar, Nazaruddin dalam sambutannya di acara peresmian tersebut, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Lingga yang menjabat belum sampai dua minggu itu. Menurutnya, sejak Awe menjadi Bupati, barulah Desa Sungai Besar yang selama ini tertinggal dan terbelakang dapat di sentuh pembangunan.

“Saya mewakili masyarakat Desa Sungai Besar mengucapkan banyak terimakaaih kepada pak Alias Wello. Semuanya menyambut baik, usaha pak Bupati memnjadikan desa ini menjadi lumbung padi di Lingga terlebih lagi untuk Kepri kedepan. Lahan yang selama ini kerap terkena bencana kebakaran tiap tahun, bisa menjadi lebih bermanfaat kedepan,” kata dia, dalam sambutan di peresmian pencetakan lahan di Lapangan Voli desa, Selasa (1/3/2016) pagi.

Sementara itu, Adi Indra Pawennari selaku pimpinan proyek persawahan dan budidaya tambak di Desa Sungai Besar memaparkan, hasil pemetaan timnya bahwa di desa tersebut memiliki potensi lahan untuk dikembangkan sebagai lahan sawah sekitar 732 Hektar dan tambak 500 Hektar.

“Sebagai percontohan akan di olah 100 Hektar sawah dan 100 Hektar tambak. Diasumsikan dalam satu hektar bisa menghasilkan padi mencapai 4 Ton, maka dalam 6 bulan kedepan bisa menghasilkan 400 Ton beras,” kata Direktur PT Coco Indonesia tersebut.

Namun, dari pengamatannya, Adi berpendapat bahwa Lingga memiliki ribuan hektar lahan yang bisa dijadikan sawah kedepan. Jika proyek percontohan ini berhasil, ia optimis Lingga kedepan akan menjadi lumbung padi di Kepri.

Pada kesampatan yang sama, Bupati Lingga Alias Wello menyebutkan, usahanya membangun sawah di lahan tidur desa Sungai Besar juga tidak terlepas dari semangat dan dukungan masyarakat setempat. Dia yakin desa ini akan menjadi desa mandiri tak lama lagi.

“Kita semua berangkat dari semangat kegagalan atas program-program yang sama, yang pernah dibuat pemerintah beberapa waktu lalu, baik itu Provinsi maupun Kabupaten,” tutur Awe.

Dia mengatakan, usaha ini menjadi tantangan besar bagi dirinya. Ia yakin tidak ada lagi kata gagal untuk program persawahan kali ini. “Kita sudah mendisain sedemikian rupa, kita juga melibatkan pihak-pihak yang ahli. Kita optimis Lingga akan menjadi daerah penghasil pangan bagi Kepri kedepan,” ungkapnya penuh semangat.

Dalam sambutan itu, Awe juga menyampaikan keinginannya memanfaatkan semua lahan tidur potensial yang ada di Lingga. “Nantinya tidak ada lagi lahan tidur di Lingga. Semuanya akan kita manfaatkan demi meningkatkan ekonomi masyarakat. Desa-desa harus mampu memanfaatkan potensi masing-masing,” tutupnya.

Pantauan dilapangan, tutur hadir dalam peresmian pencetakan lahan itu, Ketua DPRD Lingga dan beberapa anggotanya, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar beserta istri, Ketua penggerak PKK Kabupaten Lingga Heryulita, jajaran FKPD dan SKPD, jajaran Camat, Lurah, dan Kades se Kabupaten Lingga. Selain itu, juga hadir jajaran instansi vertikal seperti Danramil, Danlanal, Wakapolres Lingga, dan tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Desa Sungai Besar.

Usai mengakhiri sambutannya, Awe dengan mengucapkan bismillah, langsung membuka secara resmi pengerjaan pencetakan lahan persawahan dan budidaya tambak di Desa Sungai Besar. Setelahnya, Awe bersama seluruh jajaran yang hadir, berangkat menuju lokasi lahan yang digarap, guna menyaksikan sejumlah alat berat beroperasi. (MC Lingga) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *