Dinsosnakertrans Lingga Respon Keluhan KAT Kelumu

Diposting pada

Foto: H Muslim. Kadinsosnakertrans Lingga. Net

Lingga (Media Center) – Terkait persoalan yang dihadapi sejumlah orang Suku Laut di Lingga Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lingga segera berupaya menjolok program pusat Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Lingga Muslim, mengatakan sejunlah persoalan warga suku laut di Lingga bakal  segera di laporkan ke pemerintah provinsi Kepri dan pemerintah pusat. 

“Karena daerah kita defisit, Kita segera berupaya menyampaikan persoalan ini ke Provinsi dan Pusat.Karena program KAT ada di pusat,”ujarnya Kamis (28/1)

Terkait persoalan yang dihadapi oleh masyarakat KAT di desa Kelumu, yang saat ini kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru dan mempunyai keterampilan biasa menangkap ikan di laut, Muslim mengatakan bahwa dari awal relokasi itu merupakan program RTLH. 

Untuk itu, persoalan yang dihadapi warga KAT tersebut saat ini juga segera di koordinasikan dengan tim pengentasan kemiskinan pemerintah.

“Ini harus dikaji tim lagi. Saya segera berkoordinasi dengan tim pengentasan kemiskinan untuk persoalan warga KAT,”ujarnya.

Menurut Muslim, sejumlah masyarakat yang baru mendiami perumahan relokasi di Kelumu, masyarakatnya perlu bantuan, baik penyuluhan dan pemberdayaan serta ekonomi profit.

“Mereka butuh  penyuluhan. Bantuan Ekonomi Profit. Nanti berkoordinasi dengan  tim pengentasan kemiskinan,”ujarnya.

Sedangkan menanggapi upaya relawan yang berinisiatif untuk memberikan dedikasihnya membimbing warga KAT di Selat Konki yakni Lenzi Fluzianti atau Bunda Eci, yang berupaya apa adanya dan masih minim sarana, Muslim mengatakan sangat mendukung upaya yang dilakukannya

“Nanti kita koordinasikan dengan dinas pendidikan. Karena upaya yang dilakukan secara sosial,”ujarnya.

Dengan berbagai persoalan tersebut,  Muslim mengatakan program KAT tetap diupayakan ke pusat. “Kita berharap bupati Lingga terpilih mendukung upaya program ini,” tutupnya.(HK/Red/MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *