Kasus Anak di Lingga Masih Tinggi

Diposting pada

Foto: Fitri Daarmadi, Wakil Ketua dan Juru Bicara KPPAD Lingga. Ard

Lingga (Media Center) – Fitri Darmadi, Wakil Ketua sekaligus juru bicara Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga mengatakan, kasus anak di Kabupaten Lingga masih relatif tiinggi dan harus terus ditekan.

Hal itu ia sampaikan, setelah menanggapi permasalahan yang terjadi di pertengahan Januari 2016 ini, dimana sepanjang bulan januari saja, sudah 2 kasus anak yang terjadi.

“Kasus pelecehan satu kasus, pencurian oleh pelajar satu kasus, jadi untuk Januari tahun ini sudah ada dua kasus,” tuturnya, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, terkait kasus pencurian yang dilakukan oleh pelajar tersebut, sudah dilakukan sidang pada Rabu (20/1) lalu. Fitri mengatakan untuk mengurangi kasus tehadap anak di Kabupaten Lingga, butuh kerjasama seluruh pihak terkait.

“Kemarin kita telah meminta pendapat sama kawan – kawan komisioner, sepertinya tidak cukup kita hanya sosialisasi di tingkat Kelurahan / Desa, akan tetapi harus sampai ke akar masyarakat,” pungkasnya.

Tambah Fitri, untuk sosialisasi di tingkat Desa dan Kelurahan, hanya mencakup beberapa orang saja. Hal itu dikarenakan dana yang dimiliki KPPAD sangat terbatas. Dirinya berharap, bahwa pemerintah Desa dan Kelurahan untuk turut berpartisifasi menyiapkan program sejenis untuk pihanya bersosialisasi. Hal itu dikarenakan anggaran KPPAD yang tidak mencakup semua.

“Kita minta sisihkanlah 10% anggaran desa itu untuk perlindungan anak. Ntah itu dalam bentuk seminar, atau kegiatan lainnya,” kata Fitri.

Dikatakan Fitri, dari KPPAD sendiri dalam satu tahun hanya bisa menganggarkan sekitar 18 desa. Dalam artian dari sembilan Kecamatan yang ada di Lingga, diwakili oleh 2 desa ditiap Kecamatan tersebut.

“Kita berharap pemerintah desa juga ikut andil, karena, itu amanah undang – undang perlindungan anak, itu amanahnya. Tidak hanya hanya di tingkat Kabupaten, di tingkat Desa juga haris begitu. Kita sangat berharap kedepannya tidak ada lagi kasus – kasus begitu” tutupnya. (Red/MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *