Areal Parkir Tanjung Buton Diaspal Tahun 2016

Diposting pada

Foto: Taman pelabuhan Tanjung Buton Daik Lingga. Ard

Lingga (MC) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga segera mengaspal areal parkir pelabuhan Tanjung Buton pada tahun 2016 ini. Saat ini, pihak dinas masih menunggu hasil verifikasi Gubernur Kepri terhadap APBD Kabupaten Lingga tahun 2016.

Indra Asmara Putra ST, kepala bidang Bina Marga di Dinas PU Lingga mengatakan, perencanaan untuk pengaspalan areal tersebut sudah ada, dan tinggal dikerjakan saja. Namun sebelum itu, pemerintah masih menunggu verifikasi APBD 2016 dari Gubernur Kepri.

“Areal parkir Tanjung Buton tahun ini kita aspal. Saat ini areal masih tanah,”ujarnya Jum’at (22/1).

Indra mengatakan, karena areal tersebut merupakan halaman pertama pintu masuk ke Lingga, dan sudah beberapa tahun menunggu pengaspalan saja, maka di tahun ini dilaksanakan pembangunan fisiknya.

“Mudah-mudahan terlaksana. Perencanaannya sudah ada. Tinggal kita bangun fisiknya,”ujar Indra.

Terkait adanya sejumlah lokasi parkir yang dimanfaatkan masyarakat setempat untuk berjualan, Indra mengatakan untuk hal itu nanti tetap dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan.

“Untuk pemanfaatannya nanti tetap koordinasinya di Dishubkominfo. Kita di PU hanya mengerjakan fisiknya saja,” terangnya.

Dijelaskan, Indra karena areal itu sering dimanfaatkan untuk parkir dan ketika hujan sering becek, maka hal itu menjadi salah satu poin untuk pengaspalannya.

“Harapan kita tidak bergeser. Intinya, halaman parkir masih tanah,” ujarnya.

Pantauan dilapangan, areal parkir pelabuhan Tanjung Buton saat ini belum diaspal. Dan masih terdapat pengerasan dari kerikil. Sejumlah areal ini banyak digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Bersebelahan dengan areal ini, terdapat taman Tanjung Buton yang sering dimanfaatkan warga dan masyarakat Daik untuk tempat refreshing keluarga di sore hari. 

Areal parkir ini juga, di manfaatkan warga untuk lesehan di sore hari. Bahkan sejumlah pedagang makanan ringan seperti jagung bakar, dan warung kopi, turut mangkal di areal tersebut. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *