Dinkes Lingga Imbau Masyarakat Cegah DBD

Diposting pada

Foto: Ilustrasi nyamuk aidesagipty penyebab demam berdarah (DBD). Net

Lingga (MC) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga mengimbau kepada seluruh masyarakat setempat untuk lebih waspada dan melakukan antisipasi terhadap wabah demam berdarah (DBD).

Ignasius Luti, Kadinkes Lingga mengatakan, selama dua bulan terakhir terpantau ada 6 kasus DBD di Kabupaten Lingga. Wilayah paling rawan itu di Dabosingkep.

“Kita pantau ada 6 kasus DBD di wilayah Lingga dua bulan terakhir ini, sudah di tangani pihak RSUD. Paling rawan itu wilayah Dabosingkep,” kata dia di Lingga, Kamis (21/1/2016).

Untuk antisipasi wabah DBD, dia mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan (Foging) dengan tiga faksin di beberapa wilayah, khususnya di wilayah Dabosingkep.

Namun, tidak menutup kemungkinan wabah tersebut masih bisa menyerang masyarakat, terlibih kepada balita dan anak-anak.

“Paling sering terjadi pada anak-anak, karena mereka sering tidur siang. Virus yang di bawa nyamuk ini aktif siang hari. Kepada para orangtua kita minta lebih waspada,” tuturnya.

Akan lebih baik, lanjut Luti, jika usaha antisipasi wabah DBD ini turut di sertai dengan kesadaran masyarakat. Tentunya dengan membasmi tempat-tempat hidup nyamuk DBD seperti, menutup genangan air, mengubur sampah dan barang bekas yang berpotensi menampung air, serta lebih sering menguras bak.

“Nyamuk ini tempat hidupnya di air bersih. Maka dari itu, masyarakat harus lebih mengantisipasinya. Penyakit ini sangat serius, bisa mengundang kematian. Belum ada obatnya,” terang Luti.

Selain itu, dia juga mengimbau, kepada para orangtua untuk lebih cakap dalam memantau anak-anaknya yang sedang sakit. Jika panas tinggi, rawatlah segera ke RS.

“Jangan dibiarkan sakit berlanjut, sekarang berobat sudah gratis. Kalau anak panas tinggi segera bawa ke dokter. RSUD sudah kita fasilitasi dokter anak,” tutupnya. (Antara) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *