DPRD Minta Lebih Diperketat Pengamanan Laut Lingga

Diposting pada

Foto: Drs. Pokyong Kadir, M Pd, Anggota Dewan DPRD Lingga Fraksi Nasdem. Ard

Lingga (MC) – Maraknya perompakan laut yang terjadi di perairan Lingga dan telah mengancam aktifitas para nelayan akhir-akhir ini, mendapat perhatian para wakil rarkyat di DPRD Lingga.

Pokyong Kadir, salah seorang anggota dewan dari fraksi Nasdem, mengecam keras tindak kriminal yang dilakukan sekelompok oknum tak di kenal (OTK) terhadap nelayan Lingga. Dia minta aparat kepolisian maupun keamanan laut Lingga lebih meningkatkan pengawasan.

“Kita kecam tindakan OTK tersebut. Kita minta aparat penegak hukum tingkatkan pengamanan laut, serta kita minta aparat baik kepolisian maupun Angkatan Laut meningkatkan patroli,” kata dia di Lingga, Kamis (14/1).

Dikatakan Pokyong, wilayah Lingga yang 90 persen adalah perairan laut, merupakan tempat bergantung hidup masyarakat yang notabennya nelayan.

Untuk itu, kejahatan seperti perompakan di luat yang merugikan nelayan Lingga, harus diminimalisir. Seperti baru-baru ini yang terjadi di wilayah perairan Karang Enam Pulau Pekajang.

Diakuinya, wilayah perairan Karang Enam pulau Lalang yang berbatasan dengan wilayah tetangga yakni, Provinsi Jambi, cukup jauh dari rentang kendali. Meskipun begitu, tidaklah membuat pemerintah kehilangan perhatiannya.

Bukan hanya di perairan Karang Enam, kata Pokyong sejumlah perairan yang menjadi tempat pencaharian nelayan di Lingga juga perlu ditingkatkan pengawasan dan pengamanan.

“Perompakan itu cukup meresahkan masyarakat. Bukan hanya di Pulau Lalang saja, di Lingga juga,”ujarnya.

Menurutnya, sudah menjadi keharusan bagi pemerintah, khususnya lembaga pengamanan sektor laut untuk memberi kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat nelayan, saat mereka melaut. Tak sedikit pula masyarakat nelayan Lingga membutuhkan rasa aman itu.

“Ini perlu perhatian dari pemerintah. Kita tidak ingin kejadian ini terulang. Kita berharap kepada Bupati terpilih, supaya kedepan memperhatikan pengamanan laut dan perairan Lingga. Ini untuk masyarakat nelayan yang menggantungkan hidup di laut,” tutupnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *