Temiang Siap Menyerap ADD Lebih Besar 2016

Diposting pada

Foto: Anak Suku Laut Desa Temiang mengangkut air dari sumber mata air yang lumayan jauh dari pemukimannya. Net

Lingga, MC – Pemerintah Desa Temiang mengaku siap menyerap alokasi dana desa lebih besar di tahun anggaran berikutnya, guna percepapatan pembangunan infrastruktur desa tersebut.

“Jika tahun 2016 mendatang, pemerintah mengalokasikan APBN untuk desa lebih besar lagi, kami akan siap menyerapnya. Rencana pembangunan infrastruktur untuk tahun depan juga telah kami siapkan,” kata Kepala Desa Temiang, Hamid di Lingga, Kamis (12/11).

Meskipun Desa Temiang merupakan desa baru, yang dimekarkan dari desa induknya Tajur Biru, namun desa tersebut mampu tampil lebih baik secara administrasi pembangunan, dibanding desa-desa lain di Kabupaten Lingga.

Desa tersebut membuktikan daya serap telah mencapai 80 persen dari total alokasi dana desa, samapai dengan bulan November tahun 2015.

“Kami memang desa baru, SDM yang tersedia juga seadanya, tapi kami berniat, bersama-sama masyarakat mencapai mimpi membangun desa ini lebih baik kedepannya,” ungkapnya.

Hingga November, dikatakan Hamid, Desa Temiang telah menjalankan 80 persen alokasi dana desa untuk pembangunan 4 item proyek infrastuktur desa yakni, fasilitas air bersih, tambatan perahu di pemukiman suku laut pulau Senang, Lapangan Volly, dan renovasi jembatan penyebrangan yang menghubungkan hulu Temiang ke Teban.

“Kita akan mengusahakan finish di akhir tahun ini, Insyaalah Dana Desa terserap habis sampai finishing proyeknya,” ungkapnya.

Khusus untuk tambatan perahu suku laut, dijelaskan Hamid, murni permintaan masyarakat suku lautnya. Kebutuhan itu disambut baik oleh pihak desa dengan mewujukan tambatan perahu sepanjang 82 meter di pemukiman suku laut Pulau Senang.

“Kita sangat senang melihat masyarakat suku laut kita sudah proaktif dalam mendukung pembangunan di desa. Mereka usulkan sendiri dan mereka turut membangunnya,” tuturnya.

Untuk tahun anggaran berikutnya, dia menambahkan, masyarakat Desa Temiang yang berjumlah 145 KK tersebut, menginginkan pembangunan infrastuktur jalan yang lebih baik dari hulu Temiang ke Teban. Jalan itu diperhitungkan sejauh 4 kilometer.

“Kita akan mengusahakan realisasinya di tahun anggaran 2016. Kita berharap di dukung alokasi dana yang besar di tahun depan,” kata dia.

Apapun resikonya, dituturkan Hamid, selagi itu untuk masyarakat banyak, pihaknya akan siap menanggung beban tersebut.

“Dengan SDM yang kita miliki, kita siap untuk mengambil resiko pembangunan itu. Kita akan membangun Temiang semampu kita,” tutupnya. (MC Lingga) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *