PDAM Daik Lingga Gilir Penyaluran Air Warga

Diposting pada

Lingga, MC – PDAM Daik Lingga mengeluarkan kebijakan pergiliran air sementara mulai Minggu (11/10) malam, untuk mengatasi minimnya ketersediaan air di bak penampungan milik perusahaan daerah tersebut.

Pimpinan PDAM Daik Lingga Hidayat, di Daik, Senin, menuturkan, PDAM telah mengeluarkan kebijakan tersebut mengingat dan menimbang ketersediaan air minim.

“Mulai tadi malam, kita alirkan secara bergiliran. Kita mulai dari kampung Cening, Seranggung, dan sekitarnya. Untuk nanti malam, Senin (12/10), kita alirkan ke wilayah Sawah Indah, Kampung Tande, dan Pasar dari pipa aliran air sebelah kanan,” kata dia.

Untuk hari berikutnya, Hidayat melanjutkan, PDAM akan alirkan ke wilayah lain yang belum mendapat giliran. Kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga beberapa minggu kedepan, sampai turun hujan.

“Untuk sementara waktu, kita masih bisa bertahan dengan air lubuk fatimah. Tapi, kalau saja hujan tidak turun selama dua minggu kedepan, kita akan kewalahan,” kata dia.

Dari pantauan Hidayat, saat ini debit air di Lubuk Fatimah masih akan jadi andalan PDAM hingga dua minggu kedepan.

Namun, untuk mengantisipasi ketersediaan air setelah dua minggu kedepan, pihaknya berencana mensuply air yang ada di Lubuk Emas. Itupun, kalau pemerintah dapat membantu memfasilitasi rencana pemasangan pompa air cadangan di Lubuk Emas.

“Kita berharap pemerintah membantu kita menangani permasalahan ini,” tuturnya.

Dia menerangkan, debit air di Lubuk Emas, yang letaknya tak jauh dari perkantoran pemerintah Kabupaten Lingga, cukup potensial sebagai sumber air cadangan. Hanya saja lokasi tersebut, belum dilengkapi fasilitas seperti di Lubuk Fatimah.

“Kita sangat berharap perhatian Pemkab. Kalau ada bantuan, bisa kita bangun disana segera,” tutupnya. (Mc Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *