Aset PNPM Kecamatan Lingga Dikelola BKAD

Diposting pada

Foto: Musyawarah antar desa, membahas pengakhiran rogram PNPM MPd kecamatan Lingga tahun 2014. Ard

LINGGA, MC – Sebanyak 4 Milyar dana perguliran yang merupakan aset Program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM-Mpd) kecamatan Lingga, akan terus bergulir dibawah tanggung jawab tim BKAD, pasca berakhirnya program nasional tersebut.

Hal itu seperti yang disampaikan Ahmad, ketua BKAD kecamatan Lingga saat menggelar musyawarah antar desa, tentang pengakhiran program kerja PNPM Mpd kecamatan Lingga tahun 2014, di aula kantor kecamatan Lingga, Senin.

“Kegitan ini tentang pengakhiran program PNPM-Mpd, pendataan sarana prasarana serta pengelolaan dana bergulir, Sesuai dengan surat edaran kementrian pemberdayaan desa,” kata Ahmad.

Dia mengatakan, amanat undang-undang nomor 6 tahun 2015 tentang desa, telah menjadi landasan pemindahan dan pengelolaan aset PNPM kecamatan tersebut kepada bandan koordinasi antar desa (BKAD) secara sah.

“Secara nasional PNPM telah berakhir, pemilik asetnya adalah 11 desa, dibawah kelembagaan BKAD. Dana perguliran sebesar 4 milyar, yang selama ini dikelola oleh Unit pengelola kegiatan (UPK) kecamatan Lingga, masih tetap dijalankan seperti biasanya oleh UPK,” kata dia.

Sementera itu terkait aturan pengelolaan aset pasca berakhirnya program PNPM tersebut, dia menjelaskan, sistemnya tidak lagi mengacu pada standar oprasional PNPM sebelumnya. Akan tetapi, kelembagaan BKAD yang memiliki hak pengelolaan, akan membuat aturan baru tentang dasar pengelolaan dan pengembangan kedepan, termasuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya (AD/ART).

“Kita harus memperkuat sistem kelembagaan BKAD kedepan. Aturan perguliran tidak lagi mengacu PNPM, kita akan buat aturan pengelolaan yang baru dan menyusun AD/ART kelembagaannya,” terangnya.

Dia berharap, aset PNPM yang telah terkelola dengan baik di kecamatan Lingga tersebut, dapat terus dikembangkan dibawah tanggungjawab BKAD.

“Selama ini aturan dana perguliran hanya bisa dilakukan kepada kelompok usaha, namun kedepan akan kita buat program untuk perorangan. Kita berharap ini semakin baik kedepan,” tutupnya. (MC Lingga) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *