Warga Benan Kumpulkan 1000 Tanda Tangan Peduli Lingkungan

Diposting pada

Foto: Seorang anggota komunitas yang turut menanda tangani komitmen peduli lingkungan di Benan. Bre

LINGGA, MC – Desa Wisata pulau Benan, kecamatan Senayang terus berbenah diri. Mulai dari pembenahan fasilitas jalan desa, hingga komitmen warga untuk menjaga kebersihan perkarangan desa dan laut dengan mengumpulkan 1000 tanda tangan, bersamaan dengan momentum hari ulang tahun (HUT) republik indonesia (RI) ke 70 Tahun.

Salim, Sekdes desa wisata pulau Benan mengatakan, komitmen bersama menjaga lingkungan oleh warga desa bersama sejumlah komunitas pemuda di Lingga, telah memberikan pengaruh positif untuk kemajuan desa wisata pulau Benan. Sebelumnya, untuk peringatan hari Ibu, yang jatuh pada 22 Desember 2015 nanti, desa juga akan menyelenggarakan bersih kampung di 7 RT se pulau Benan, yang di ikuti oleh ibu-ibu.

“Awalnya, kegiatan bersama komunitas ini kita akan bersihkan seluruh perkarangan pemukiman. Tapi, desa juga punya kegiatan, seluruh pemukiman dan bibir pantai sudah di bersihkan ibu-ibu, karena kita juga mengelar lomba kebersihan masing-masing RT. Kita sangat mendukung komitmen ini. Kerjasama dan kepedulian komunitas terhadap desa kita,” ungkap Salim, di Benan, Rabu.

Salim mengatakan, adanya kepedulian komunitas Lingga ini, benar-benar memberi semangat kepada warga. Setelah menjadi desa wisata, penguatan kelembagaan dan pembinaan masyarakat desa wisata, masih dirasakan belum maksimal. Notaben masyarakat yang bekerja sebagai nelayan, masih perlu waktu untuk mengubah pola warga agar tidak membuang sampah ke laut. 

“Hal-hal kecil ini yang pelan-pelan kami benah. Warga kami memang pelukan pembinaan. Warga sangat antusias dengan kegiatan komunitas ini. Semoga hal ini dapat terus berlanjut, sehingga Benan, semakin siap sebagai wisata bahari kabupaten Lingga,” tambahnya.

Sementara untuk pembenahan jalan desa yang kondisinya semakin rusak, karena di bangun pada tahun 1981 tersebut, dikatakan Salim. melaluli anggaran dana desa (ADD), pemerintah Desa Benan terus melakukan sejumlah perbaikan.

“Kita bagi-bagi kerja. Masing-masing RT yang bekerja. Jalan yang rusak di semenisasi ulang. Memang tidak semua, hanya di pemukiman. Kita berharap, nanti ada bantuan untuk menggesa jalan lingkar yang belum tembus. Masih kurang 8 kilometer lagi,” kata dia.

Sementara itu, Zaleha, salah seorang ibu rumah tangga yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong dan komitmen menjaga kebersihan desa Banan, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. “Kami senang, setelah tau kawan-kawan dari luar desa kami juga peduli dengan kebersihan desa wisata ini. Mudah-mudahan, bisa terus berlangsung,” tutupnya.

Pantauan dilapangan, sehari sebelum HUT kemerdekaan, Minggu (16/8) pagi, besama komintas anak muda di Lingga yakni komunitas pecinta alam (KePAL), balai selam Lingga (BSL), Rumah Pohon serta komunitas Rumah Hutan, bersama seluruh warga desa Benan, menggelar kegiatan gotong royong bersama di bibir pantai desa wisata tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian komunitas yang memberi dukungan moril kepada warga nelayan Benan, agar semakin siap sebagai desa wisata yakni menjaga kebersihan. 

Usai melaksanakan kegiatan gotong royong yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi, penanaman pohon langka, transplantasi coral (pencangkokan karang red) dan penanaman bakaw di pesisir pantai desa Benan, seluruh warga yang hadir juga menandatangai sepanduk putih tentang komitmen menjaga kebersihan. Sedikitnya ratusan warga Benan, ikut dalam kegiatan ini. (BP/Bre/MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *