KPU Terima Dua berkas Pasangan di Hari Kedua Pendaftaran Calon Bupati

Diposting pada

 

Foto: Proses pendaftaran calon pasangan Bupati Lingga di kantor KPU Kabupaten Lingga. Ard

Lingga, MC – Hari kedua dibukanya pendaftaran  pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga, Komisi pemilihan umum (KPU) terima dua berkas pasangan calon, yaitu pasangan Alias Welo dan M Nizar melalui usungan partai Nasdem serta pasangan Harlianto dan Al Gazali dari usungan partai koalisi Hanura dan partai keadilan sejahtera (PKS), Senin (27/7).

Dari informasi yang dihimpun media ini, berkas pertama yang diterima KPU Kabupaten Lingga datang dari partai Nasdem yang mengusung AW Nizar sekitar pukul 10.00 Wib Pagi. Pasangan AW Nizar didampingi ketua tim pemenangannya dan pengurus partai Nasdem mengantar langsung berkas pendaftaran pencalonan ke kantor KPU.

Dilanjutkan pasangan kedua yang diusung koalisi partai Hanura dan PKS yaitu Harlianto dan Al Gazali sekitar pukul 13.30 Wib siang. Berbeda dengan pasangan pertama, pasangan Halianto dan Al Gazali di dampingi ratusan pendukungnya mendatangi kantor KPU membawa berkas pendaftaran pencalonan.

Didalam pendaftaran pasangan calon tersebut, KPU Lingga turut menyampaikan informasi tentang tahapan-tahapan pencalonan yang akan dilalui pasangan calon serta aturan KPU nomor 12 tahun 2015, terkait persayaratan yang harus dipenuhi para pasangan yang terikat dengan instansi pemerintahan seperti PNS, DPRD, TNI, Polri dan instansi pemerintahan lainnya, dihadapan para calon dan partai pengusungnya.

“Bagi pasangan calon dari instansi pemerintahan seperti PNS, DPRD, TNI, POLRI, pejabat BUMN, dan instansi pemerintahan lainnya, harus melampirkan surat keputusan pengunduran diri dari instansinya, selambat-lambatnya 60 hari sejak ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU,” terang Agussyuriawan, Ketua KPU kabupaten Lingga didepan para pasangan calon.

Selain itu, informasi tentang tes kesehatan juga turut di sampaikan KPU kepada para calon, yang mana  dilaksanakan pada hari Kamis (30/7), di kota Tanjungpinang dan ditangani oleh ikatan dokter indonesia (IDI). “Daerah belum memiliki laboratorium yang memadai untuk uji kesehatan para pasangan calon, jadi kita bekerjasama dengan IDI di tanjungpinang untuk pemeriksaan kesehatan,” katanya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *