Gubernur Kepri Buka Parade Tari Provinsi 2015 di Dabo Singkep

Diposting pada

Foto: Gubernur memukul gong secara simbolik, membuka Parade Tari tingkat Provinsi di Dabo Singkep. Ard

Lingga, MC – Sebanyak sepuluh sanggar seni terbaik kabuapten/kota se Provinsi Kepri, unjuk kebolehan dalam parade tari tingkat Provinsi Kepri tahun 2015 yang digelar di Dabo Singkep Kabupaten Lingga, Sabtu (23/5). Parade tahunan Provinsi tersebut dibuka oleh Gubernur Kepri, HM Sani, dengan memukul gong secara simbolik.

Kegiatan rutin Pemprov Kepri melalui program Dinas Kebudayaan Provinsi itu dimaksud untuk menyaring para penari terbaik yang akan mewakili Kepri dalam parade tari tingkat nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, bulan Agustus mendatang. Seperti yang diucapkan kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Arifin Nasir, saat menyampaikan laporan kegiatannya di panggung perhelatan tersebut.

Dikatakan Arifin, konsep garapan yang di pertunjukkan pada parade tari Provinsi kali ini, mengangkat khasanah budaya tiap daerah. Pertunjukan tari yang ditampilakan tiap-tiap sanggar kali ini juga diakuinya semakin berkembang dari tahun ke tahun, mulai dari pemilihan konsep, hingga penataan gerak dan musiknya, mengalami peningkatan yang baik.

Adapun 10 sanggar terbaik yang ikut dalam parade tari tahun 2015 di Dabo Singkep kali ini dari laopran yang ia sampaikan adalah, kota Tanjungpinang mengirimkan dua grup tari, Kabupaten Bintan dengan dua grup tari, kota Batam dengan dua grup tari, Kabupaten Karimun dengan satu grup tari, juara parade tari provinsi tahun lalu yauitu Kabupuaten Natuna dengan satu grup tari.

Dilanjtkannya, Kabupaten Anambas dengan berbagai macam alasan, tidak dapat mengirimkan satupun grup tari pada tahun ini. Sementara, tuan Rumah Kabupaten Lingga menampilkan dua grup tari.

“Kabupaten Anambas dengan berbagai macam alasan, tidak dapat mengirimkan timnya,” katanya.

Pemenang parade tari tingkat Provinsi, dikatakannya lagi, akan meraih trofi piala Gubernur dan hadiah uang sebesar Rp 20 juta.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kadis Kebudayaan Provinsi Kepri tersebut mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mempersiapkan acara parade tari kali ini, khususnya Pemerintah dan masyarakat Kabupatrn Lingga selaku tuan rumah. “Meskipun ditengah kondisi defisit yang melanda Provinsi, kita mampu melakukan yang terbaik,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri HM Sani, sebelum membuka Parade Tari tingkat Provinsi mengatakan, dari tahun ke tahun penampilan para peserta parade tari semakin baik.

Dia berharap, semoga kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang.

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Provinsi ini, untuk Bupati dan Walikota yang telah ikut serta dalam tiap pergelaran parade tari Provinsi tiap tahunnya. Tak lupa juga terimakasih kepada tuan rumah Kabupaten lingga yang turut bersusah payah membantu menyiapkan acara parade tari kali ini,” katanya.

Dia berharap, seiring peningkatan yang telah dilakukan tiap sanggar, inovasi dan krasei tari  †äªªƙ ˚° membuat gerak tari menjauh dari karakteristik Melayu. “Karakter adalah hal terpenting yang patut di pertahankan,” tutupnya.

Dari data yang dihimpun, hadir dalam acara parade tari tersebut jajaran instansi pemerintahan Provinsi Kepri, instansi vertikal provinsi Kepri, Bupati Lingga beserta istri, dan Wakil Bupati Lingga, Kapolres Lingga, ketua LAM dan ketua MUI Kabupaten Lingga, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Juara umum pertama jatuh ketangan sanggar Tuah Pusake dari Kabupaten Bintan, setelah berhasil menyabet beberpa gelar diantaranya, penyaji terbaik, penata musik terbaik dan Penata tari terbaik. (MC Lingga)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *