Tanjak Sultan Lingga Menghiasi Bazar STQ Provinsi

Diposting pada

 

Foto: Stand Bazar Kabupten Lingga bermotif tanjak sultan Lingga-Riau, meriahkan perhelatan Akbar STQ Provinsi Kepri. Ard

Lingga, MC – Stand bazar milik Kabuaten Lingga yang didesain unik dengan motif tanjak sultan Lingga-Riau, menambah daya tarik perhelatan akbar STQ ke VI tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2015, di Kabupaten Natuna.

Bertempat di sebelah kiri mesjid Agung kota Ranai, tempat berlangsungnya ajang STQ Provinsi tersebut, Stand bazar milik kabupaten Lingga bersama stand Kabupaten/Kota se-Kepri dan satand bazar lainnya resmi dibuka oleh istri Gubernur Kepri Hj Aisyah Sani, usai rangkaian kegiatan Ta’aruf, Selasa (12/5) sore. 

Sejak hari pertama dibukanya STQ Provinsi oleh Gubernur Kepri HM Sani, para pengunjung tampak antusi mendatangi dan menyaksikan beragam souvenir yang ditampilkan masing-masing daerah. Khususnya Lingga, sampai dengan hari ke tiga, telah tercatat hampir dua ribu pengunjung mendatangi stand tanjak sultan Lingga tersebut. Bahkan, beberapa dari pengunjung tampak tertarik dan membelinya.

Ria, salah seorang pengunjung yang mengaku warga asli Natuna mengatakan, dirinya sangat antusias melihat beberapa foto alam Kabupaten Lingga yang dipajang disamping stan tanjak Sultan milik kabupaten Lingga. Terlebih lagi, karena uniknya desain stand tersebut, membuatnya tak mampu menahan diri untuk masuk dan menyaksikan langsung gambaran umum negeri bunda tanah melayu melalui pajangan souvenir di dalamnya.

“Fotonya bagus. Jujur, saya belum pernah sampai ke Lingga. Tapi dari pajangan kerajinan didalam stan, saya merasa seperti di Lingga,” ungkapnya, Rabu (13/5).

Dia juga mengaku tertarik dengan tudung manto, selendang khas perempuan melayu zaman kesultanan Lingga yang ia lihat terpajang didalam stand tersebut. “Saya suka tudung manto. Tadinya ingin saya beli, tapi karena hanya bawa uang pas-pasan, tidak jadi. Mungkin lain waktu saya ambil. Menurut penjaga stan tadi, motifnya di jahit langsung dengan tangan,” ungkap Ria.

Sementara itu, Firdaus yang merupakan salah seorang anggota stand Bazar Kabupten Lingga mengatakan, stand Lingga menampilkan berbagai macam souvenir dan kuliner khas daerah Kabupaten Lingga. Mulai dari kerajinan tangan berupa gasing, replika tugu katulistiwa, tenunan kain telepok, tudung manto dan berbagai kuliner khas melayu Lingga.

“Bebagai macam souvenir yang kita tampilkan, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner,” ungkapnya.

Semua yang ditapilkan pada stand bazar kabupaten Lingga, menurut Fir, sengaja dikonsep sedemikian rupa dengan tetap melibatkan unsur alam dan tradisi daerah kabupaten Lingga. “konsep kita tetap alam dan tradisi,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Jon Said Nursyahdu, kepala badan penanaman modal dan perizinan (BPMP) kabupaten Lingga menjelaskan, stand bazar kabupaten Lingga memang sengaja dibuat berbentuk tanjak. Hal tersebut, agar tampil unik dan kental akan ciri khas melayunya.

“Tema kita adalah tradisi. Maka, tanjak yang merupakan anjak Sultan kerajaan Lingga yang kita tampilkan,”tutupnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *