Roro Lingga-Jambi Bisa Menjadi Solusi Kelangkaan Sembako

Diposting pada

Foto: Fasilitas pelabuhan angkutan sungai danau dan penyebbrangan (ASDP) tempat sandar kapal Roro. Net 

Lingga, MC – Transportasi Roro yang sebelumnya direncanakan pihak Provinsi Kepri untuk melayani jalur perhubungan antara kabupaten Lingga dan Jambi, dinilai bisa membantu mengatasi permasalahan kelangkaan sembilan bahan pokok (Sembako) di Lingga. Namun rencana tersebut masih terkendala kesiapan fasilitas pelabuhan di Provinsi Jambi.

Kepala bidang perhubungan darat di Dishubkominfo Lingga, Rahadi mengatakan, beberapa waktu lalu kedua provinsi sudah bertemu terkait akses laut tersebut, untuk fasilitas di Kabupaten Lingga sendiri sudah cukup siap. Bahkan, ASDP juga sudah menyatakan siap membuka jalur pelayaran tersebut.

Dia menilai hal ini akan sangat membantu tumbuh-kembangnya perdagangan di kedua wilayah. Masalah kelangkaan sembako akan bisa teratasi dengan adanya akses roro ke daratan sumatera.”Kabupaten kita sudah siap dengan rencana itu,” ungkap Rahadi dikantornya, Rabu (6/5).

Namun, dikatakannya, untuk saat ini terjadi sedikit kendala yang menghabat realisasi rencana tersebut, yaitu pada lambat pembangunan fasilitas pelabuhan untuk angkutan sungai, danau dan penyebrangan (ASDP) di Jambi. Pelabuhan yang ada di Jambi Saat ini belum ada yang bisa disandar oleh Roro.

“Pihak provinsi kepri dan jambi sudah melakukan koordinasi tinggal menunggu selesai pembangunan saja, kalau saja sudah selesai, maka PT ASDP sudah siap,” katanya, Rabu (6/5).

Terkait Pelabuhan Roro Penarik yang masih belum dilanjutkan pembangunannya, dia juga mengatakan, pihaknya masih menunggu koordinasi dari pihak Provinsi, karena untuk pembangunan fisiknya merupakan miliki Provinsi.

Dia berharap, Provinsi dapat segera menyelesaikan pengerjaanya, karena fasilitas tersbut dapat membantu memperlancar kegiatan ekonomi untuk wilayah Pulau Lingga.”Dari informasinya tahun ini dilanjutkan, namun lebih lanjut kita belum tau. Kita disini hanya berkoordinasi saja, gaweannya provinsi. Kita hanya penyedia lahan,” ungkapnya. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *