Pembangunan Sungai Tenam Menjadi Perioritas Tahun 2015

Diposting pada

Foto: Fasilitas ruang tunggu sungai tenam yang sudah selesai dibangun untuk menunjang pelayanan pebuhan demestik tersebut. Ard 

Lingga, MC –  Meskipun pemerintah Kabupaten Lingga membuat kebijakan efesiansi anggaran kegiatan pada setiap SKPD, Pembangunan pelabuhan Sungai tenam tetap menjadi perioritas. Sedikitnya 1,8 Miliar telah Pemkab siapkan untuk menyelesaikan target pembangunan pelabuhan Sungai Tenam, sebagai pelabuhan Domestik Kabupaten Lingga.

Jeki, Kasi keselamatan pelayaran bidang perhubungan Laut Dishubkominfo Lingga mengatakan, fasilitas pendukung pelabahan seperti parkir pelabuhan tower air bersih dan listrik sampai dengan saat ini masih belum ada. Sementara target pemerintah Kabupaten Lingga, tahun 2016 kedepan sudah harus aktif. maka dari itu,  Pemkab membuat pengecualian efesiensi angaran terhadap pembangunan sungai tenam. 

“Pemerintah menargetkan 2016 mendatang sudah harus aktif. Tahun ini sungai Tenam diperioritaskan. Fasilitas yang belum ada seperti parkir, air bersih dan listrik akan disiapkan tahun ini,”katanya, saat ditemui diruang kantornya, Senin (23/3).

Selain itu, dilanjutkannya, operator armada laut yang ingin melayani rute perjalanan Sungai Tenam-Batam juga sudah ada yang menawarkan diri.”Operator dari beberapa armada sudah ada yang menawarkan diri untuk melayani rute sungai tenam,” katanya lagi.

Sedangkan untuk operator lokal yang sudah melayani jalur pelayaran Tanjung Buton-Tpi, akan kita alihkan sejalan dengan aktifnya sungai tenam. Jadi, pelabuhan Tanjung Buton kedepannya akan menjadi pelabuhan lokal saja. Pelabuhan Sungai Tenam juga akan menjadi jalur kapal perintis, selain pelabuhan Dabo singkep.

“Dari segi Infrastruktur yang ada saat ini, sebenarnya sudah mampu diaktifkan, operator armada sudah siap, armada kapal perintis juga sudah menyatatakan siap. Namun, tanpa fasilitas pendukung listrik, air bersih dan lahan parkir yang memadai, tentu pelayanannya akan tidak maksimal,” ungkapnya.

Dia berharap, pembangunan sungai tenam tahun ini tidak mengalami kendala berarti, sehingga menghambat target. Kepada pihak provinsi, juga diharapkan dapat membantu pembangunan fasilitas tambahan lainnya seperti ponton untuk memenuhi standar terbaik pelabuhan domestik tersebut. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *