Nelayan Belungkur Dambakan TPI

Diposting pada

LELANG IKAN: Seperti inilah suasana di tempat pelelangan ikan (TPI). Sementara ini, TPI belum ada di Lingga, F-NET

Lingga, MC – Nelayan Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Timur, merindukan kehadiran tempat pelelangan ikan (TPI) yang dapat membeli hasil tangkapan laut. Selama ini, hasil tangkapan nelayan ditampung pengusaha ikan dari luar daerah, yang dibeli dengan harga sangat murah.

“Kami tidak tahu ke mana menjual hasil tangkapan. Tauke ikan datang membeli hasil tangkapan dengan harga yang sangat murah,” kata Kamarudin, beberapa waktu lalu.

Sulitnya memasarkan hasil tangkapan dengan harga yang sesuai, membuat nelayan tidak memiliki pilihan lain. Terkadang, pengusaha ikan memberikan pinjaman untuk mengikat nelayan agar tidak menjual hasil tangkapan kepada tauke lain.

“Kalau ada koperasi, tentunya akan lebih baik bagi nelayan,” ucapnya.

Menurutnya, tidak hanya nelayan di Belungkur yang mengalami hal ini. Namun, seluruh masyarakat Lingga, yang 80 persen mengantungkan hidup dari hasil laut, juga merasakan hal yang sama. Sayangnya, Lingga belum memiliki tempat pelelangan ikan yang dapat membeli hasil tangkapan nelayan.

“Sebelum ada koperasi atau tempat pelelangan ikan, maka sulit bagi nelayan untuk menjual ikan sesuai dengan harga pasar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lingga Abang Muzni mengatakan, wacana pembentukan koperasi yang dikelola penuh pemerintah belum diprogramkan. Saat ini, pemerintah hanya memfasilitasi masyarakat untuk membuat koperasi. “Kalau 100 persen, kami belum ada programnya,” ujarnya.

Dia menyarankan, agar para nelayan membentuk koperasi sendiri. Pemkab Lingga, melalui DKP akan mendukung dalam pemberian bantuan sesuai dengan aturan yang berlaku.“Pemerintah daerah pasti membantu,” ucapnya.(Tir/MC Kab Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *