Keberhasilan Dua Petambak Diharapkan Menjadi Motivasi Petambak Lain

Diposting pada

Seorang petambak menebar pakan di tambak udang, Foto-Net

Lingga, MC – Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lingga berharap keberhasilan dua petambak  udang di desa Kerandin, mampu menjadi motovasi bagi para petambak udang lainnya di Kabupaten Lingga, dalam meningkatkan usaha tambaknya. 

“Kami minta dua orang ini tetap bertahan, Keberhasilan mereka kita harapkan jadi motor bagi petambak yang lain untuk lebih berhasil. Kami akan ajukan anggaran untuk membantu kedua petambak ini,” kata Kepala DKP Lingga Abang Muzni, menjawab hengkangnya sebagian petambak udang bantuan pemerintah akibat kesulitan modal, beberapa waktu lalu.

Abang Mazni mengatakan, untuk menjadi petambak udang, pemerintah tidak pernah melakukan pemaksaan. Nelayan yang diberikan bantuan untuk menjadi petambak udang tujuannnya untuk meningkatkan kesejahteraan. “Namun, banyak yang ikut-ikutan karena ada bantuan. Akhirnya, mereka tidak berhasil. Dua orang ini dapat menjadi contoh keberhasilan bagi yang lain,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Pihaknya telah tiga kali memberika bantuan kepada petambak udang tersebut. Namun, jika dilihat dari keseluruhan, bantuan tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh sebagian petambak.

Menurutnya, kegagalan yang dialami sebagian besar karena kurangnya keseriusan petambak itu sendiri. “Hal ini karena kurang seriusnya petambak,” tuturnya.

Pemerintah daerah maupun pusat melalui DKP, telah banyak mengusahan bantuan seperti alat tangkap, Kapal, dan lain sebagainya kepada nelayan agar mereka bisa meningkatkan ekonomi. Ini merupakan usaha pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan. 

Untuk itu, terkait hengkangnya sebagian petambak bantuan dari pemerintah karena alasan kekurang modal tersebut, dia mengatakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga akan segera melakukan evaluasi untuk mencari kebijakan yang tepat. (MC Kab Lingga)  

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *