Gubernur Kunjungi Pulau Berhala

Diposting pada

Lingga, MC – Gubernur Kepri H.M. Sani, bersama Bupati Lingga H. Daria melakukan kunjungan ke Pulau Berhala Kecamatan Singkep Selatan, dalam rangka silaturahmi dan syukuran atas dikeluarkannya surat keputasan mentri dalam negri tentang penetapan pulau berhala kedalam wilayah pemerintahan Kabupaten Lingga, Senin (17/11).

Gubernur disertai istri dan staf pemerintahan Provinsi Kepri yang hadir kurang lebih sebanyak 170 orang dengan menggunakan kapal ferryOceanna 10 tersebut, berangkat dari pelabuhan Dabo Singkep pada pukul8.00 WIB pagi (17/11). Ia disambut hangat warga masyarakat pulauberhala dengan mengalungkan bunga tanda selamat datang.

Sementara itu, kapal ferry MV. Trans Nusantara yang kapasitasnya sebanyak 200 tempat duduk, diisi Bupati Lingga beserta Istri serta para pimpinan SKPD dan staf dari jajaran pemerintah Kabupaten Lingga.

Setelah melalui proses selama kurang lebih 3 tahun, mengenai kepastian hukum kepemilikan pulau berhala antara pihak Kabupaten Lingga dan Kabupaten Tanjung Jabung Provinsi Jambi. SK mentri dalam negeri, no 54 tahun 2014, yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, Sah mengatakan, Pulau Berhala milik Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Camat Singkep Selatan M. Saman, selaku tuan rumah, dalam sukuran pulau Berhala tersebut, mengucapkan terimakasih dan rasa bangganya karena telah kedatangan orang nomor satu Kepri.

Saman mengakui, sempat bingung setelah Bupati Lingga menghubunginya untuk mempersiapkan acara penyambutan tersebut. “Saya sempat bingung ketika diminta Bupati mempersiapkan acara ini, namun karena telah ditugaskan olehnya, saya katakan Siap,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan permintaan maaf, jika dalam acara penyambutan terdapat kekurangan. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dan sebagainya.

Selain itu, Dia yang baru dilantik Bupati Lingga sebagai Camat tersebut, sempat meminta Gubernur untuk dapat membantu dalam membangun kecamatan yang ia pimpin.

Dia katakan, Kecamatan Singkep Selatan terdiri dari tiga desa yaitu desa Resang desa Marok Kecil, dan desa Berhala. Pada ketiga desa tersebut, menurutnya, memiliki potensi yang baik khusunya dibidang pariwisata. Selain Pulau Berhala yang disebutnya Pulau Dewata, ada juga pulau Napal yang masih alami dan belum tersentuh.

“Pulau ini cukup banyak diminati para wisatawan, khususnya turis lokal dari Jambi. Kemarin kita kedatangan 100 orang wisatawan dari Jambi. Mereka datang untuk bersilaturahmi dan menikmati keindahan alam pulau ini. Kita kewalahan menyiapkan tempat tinggal mereka. Rumah warga juga tidak mampu menampung jumlah wisatawan sebanyak itu. Jadi kita berharap, Pemerintah Provinsi dapat membantu kita membangun fasilitas wisata di desa ini,”ungkapnya.

Dia mengharapkan, pemerintah Provinsi dapat membantu Kecamatan Singkep selatan dalam mebangun infrastuktur dan fasilitas wisata di Pulau Berhala tersebut.

Dia juga berharap akses ke pusat pemerintahan kecamatan dan sekaligus fasilitas perekonimian masyarakat tersebut, dari dabo singkep bisa di siapkan.

Sedangkan di bidang pendidikan, dia meminta kepada pihak provinsi untuk membangun SMU dan SMP, Hal ini disebabkan karena akses para pelajar ke Dabo Singkep cukup jauh.

Ditempat yang sama, Gubernur Kepri dalam sambutannya menyampaikan, kedatangannya ke Pulau Berhala tersebut dalam rangka bersilaturahmi dan untuk mengucapkan sukur atas kembalinya pulau Berhala ke Kepri.

“Selama tiga tahun kami menunggu untuk datang ke sini. Kita menunggu keputusan sejak 2011 sampai 2014, setelah keluar keputusan resmi, Akhirnya kita bisa berkunjung kesini,” kata Sani.

Menanggapi permintaan Camat Singkep Selatan , Sani katakan, pihak Provinsi akan membantu membangun Pulau Berhala, namun pembangunannya tidak bisa sekaligus, karena Provinsi juga mempunyai keterbatasan.

Dia meminta, Pemerintah daerah melalui SKPD dapat menyiapkan DED pembangunan infrastuktur yang dibutuhkan pulau Berhala salah satunya DED pembangunan pelabuhan di tahun mendatang. “Bila disiapkan DED nya di 2015, maka akan kita ajukan dan insyaallah, 2016 sudah dapat kita bangun. Maunya tahun ini bisa dibangun, namun aturan tidak membolehkan. Bahkan sejak dulu kita mau bangun, namun keputusan resminya baru keluar sekarang,” katanya.

Sedangkan untuk jalan, dia katakan, harus segera di perbaiki. “Untuk jalan saya minta harus bagus, dan wajib bagus di 2015 mendatang,” tegasnya.

Dia menambahkan, disisi pariwisatanya, pihak provinsi juga akan membantu membangun fasilitasnya seperti pembangunan wisama, kotex, dan sebagainya. “kita akan segera bicarakan kepada tim pariwisata. Secepatnya kita akan bangun ini,” ungkap Gubernur yang masa jabatannya akan berakhir di 2015 mendatang.

Dalam acara silaturahmi pihak Provinsi ke pulau tersebut, Gebernur beserta Istri, juga sempat menyerahkan bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah dan bantuan lainnya kepada masyarakat pulau Berhala.

Sani juga sempat menyumbangkan 250 juta untuk membangun mesjid di berhala dan 200 jt untuk mesjid di Pulau Lalang Singkep Selatan.

Dia berharap, pulau berhala yang sepenuhnya berada dibawah pemerintahan Kabupaten Lingga, dapat secepatnya membangun dan berkembang. disamping itu, Dia juga meminta kepada Bupati Lingga untuk mefokuskan program RTLH di pulau Berhala. (MC Kab. Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *