Lingga Sabet Juara Umum Kepri Karnaval Pertama

Diposting pada

Lingga, MC – Kabupaten Lingga sabet hampir seluruh gelar terbaik di Kepri costum Karnaval yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Pinang, beberapa waktu lalu (8/11/2014). Karnaval kostum untuk pertama kalinya diadakan di Kepri dengaan tema “Regalia” atau lambang kebesaran kerajaan melayu tersebut, menjadikan nama Kabupaten Lingga sebagai Juara Umum Kepri Karnaval ke-I.

Dari Kategori yang dilombakan yaitu penampilan terbaik, kostum terbaik dan kostum terunik, diraih oleh Kabupaten Lingga. Dan Untuk juara I award di raih oleh Junaidi, Juara II diraih Oja dan Juara III diraih Boy Andika, dimana ketiganya merupakan para pemuda kreatif dari Kabupaten Lingga.

Kabupaten Lingga yang mengirimkan sebanyak sepuluh orang peserta untuk bersaing dengan Kabupaten-Kota se-Kepri dan peserta lainnnya diajang seni dan budaya tersebut, telah menampilkan keunikan kostum hasil karya terbaik pemuda kreatif Kabupaten Lingga. 

Dengan memadukan berbagai aitem yang menjadi cirikhas seperti Batik, Tudung manto dan lainya, mereka berhasil menuangkannya kedalam sebuah kostum yang memberikan karakter dan kental akan warna Kabupaten Lingga.

Seperti yang ungkapkan Firdaus Madjid, Ketua asosiasi karnaval Republik Indonesia (AKARI) wilayah Kabupaten Lingga, sekaligus mejadi peserta di ajang tersebut mengatakan, hasil yang telah diraih Kabupaten Lingga tidak lepas dari semangat membara pesertanya.

“Dimulai sejak kita mengikuti workshop, semangat dari teman-teman sudah luar biasa. Kita sangat serius mengikuti pelatihan Make-Up, Runaway, Design baju, dan segala macamnya,”kata Fir, panggilan akrabnya.

Fir mengatakan, dari tema Regalia pada karnaval tersebut, mereka kembangkan dengan memadukan unsur kebudayaan yang ada di Lingga. Seperti Kostum yang ia pakai waktu itu, merupakan perpaduan antara Cogan dan Pusaka Punai serta ditambah dengan motif batik Lingga dan tudung manto.

Sedangkan kostum Junaidi yang meraih Juara I Award, Firdaus menjelaskan, kostum tersebut menggunakan tema “Sirih Sultan”, kostum dengan motif sirih dipadukan dengan keris sultan, sehingga kesannya seperti seorang  sultan. Untuk kostum Oja, yang menjadi juara II award, ia menggunakan tema Bangsal Cina, bangsal yang berada di Singkep Barat.

“Jadi segala macam khas dan tradisi Lingga kami padukan, sehingga membentuk sebuah kostum dengan karakter yang kuat dan sangat kental akan nuansa sejarah dan budaya Kabupaten Lingga,” ungkapnya.

Firdaus Madjid mengenakan kostum perpaduan antara Cogan dan Pusaka Punai

 

Dengan Prestasi yang telah mereka raih tersebut, Fir mengaku bangga bisa mengharumkan nama Kabupaten Lingga diajang Provinsi dengan cara seperti itu. “Kami sebagai orang-orang pelaku seni, merasa sangat bangga. Kami juga berharap, para pelaku seni yang lainnya selain dibidang yang kami geluti, untuk dapat juga menampilkan kreatifitas seni terbaik mereka,” ungkapnya.

Dia juga sampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab lingga, terutama Bupati Lingga dan istri serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lingga, yang telah sangat mendukung kegiatan yang pihaknya lakukan

Dia berharap, prestasi yang didapat tersebut dapat memotivasi pemuda lingga untuk terus berkreativitas dibidang seni budaya tersebut. “seperti yang kita tau, utuk seni dan budaya, lingga cukup berprestasi, untuk itu kita selaku orang seni harus mempertahankan dan berusaha mengembangkan potensi yang kita miliki tersebut,” katanya.

Sedang untuk Pemerintah kabupaten Lingga, dia juga berharap, kedepannya terus dapat mendukung kreativitas seni yang telah di buat para pemuda di Lingga, dengan program pengembangan kreativitas maupun mewadahi setiap kegiatannya. (MC Kab. Lingga)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *