PU Segera Data Jembatan Kayu di Lingga

Diposting pada

Lingga, MC – Terkait dengan sejumlah jembatan Jalan Daik-Musai yang sudah memprihatinkan, Dinas Pekerjaan Umum segera untuk mendata jumlah jembatan kayu yang ada di Lingga. Sedangkan jembatan Nerekeh yang sudah ambruk diprioritaskan pelaksanaan pembangunannya pada tahun 2015.

Kasi Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lingga Indra Asmara Putra menanggapi kondisi jembatan Nerekeh yang sudah nyaris ambruk jika dilewati oleh truk over kapasitas tersebut, menuturkan pihaknya segera untuk mendata dan meninjau langsung kondisi jemabatan tersebut, begitu juga dengan jembatan yang masih terbuat dari papan, mulai dari jembatan Melukap, Panggak Laut, Nerekeh dan Musai.

“Kita segera meninjau terlebih dahulu. Termasuk sejumlah jembatan yang masih terbuat dari kayu di Jalan Daik-Resun,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya tidak bisa langsung untuk memastikan kapan jembatan tersebut untuk diperbaiki, namun Indra menegaskan, kalau kondisinya cukup memprihatinkan maka pihaknya akan memprioritaskan pembangunannya di tahun 2015.

“Kalau tahun 2014 ini tidak memungkinkan. Jembatan tersebut kita prioritaskan pada tahun 2015,” ungkapnya.

Menurut Indra, usulan pembangunan jembatan terutama di Nerekeh mungkin juga sudah menjadi prioritas usulan dari masyarakat Nerekeh melalui Musrenbang Desa dan Kecamatan. Sehingga untuk pelaksanaannya PU cukup memprioritaskan pada tahun 2015,jelasnya.

Namun, kata Indra dari tujuh jembatan yang ada di sepanjang jalan Daik-Musai, perlu juga diperhatikan mana yang sangat perlu untuk diperbaiki dan mana yang masih bisa dipergunakan.

“Karena melihat juga kekuatan dari anggaran di PU nanti,” terangnya.

Yang lebih penting, terang Indra, saat ini pihaknya segera turun mendata berapa banyak jumlah jembatan yang perlu diprioritaskan untuk dibangun pada tahun 2015 nanti.

“Mana yang sangat parah, itu yang kita prioritaskan, Seperti jembatan Nerekeh, kalau memang Jalan Daik-Musai merupakan jalan utama bagi masyarakat di Lingga,” pungkasnya. (put/MC Kab Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *