PT HP Segera Perbaiki Pelabuhan Sei Tenam

Diposting pada

 

Lingga, MC – Dishubkominfo Kabupaten Lingga dampingi tim teknis PT Harap Panjang saat survey lokasi pelabohan roboh di Sungai Tenam. Survey tersebut sebagai langkah awal dari PT Harap Panjang mengganti rugi pelabuhan yang robohduatahun lalu oleh kapal tongkang milik-nya.

 Pantauan di lapangan, tiga orang tim survey utusan PT Harap Panjang bersama Kepala Bidang Laut dan Udara Dishubkominfo Kabupaten Lingga dan dua staf teknisnya melakukan peninjauan lokasi serta mengukur kedalaman laut sekitaran sisa reruntuhan bangunan pelabuhan Sungai Tenam.

Mawardi, Kabid laut dan udara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kab Lingga menjelaskan, setelah pihaknya melewati beberapa kali perundingan dengan PT Harap Panjang terkait pembangunan kembali pelabuhan tersebut, akhirnya mereka menugaskan tim survey ke lokasi.

Dia mengatakan, survey tersebut bertujuan mengukur dan menghitung kembali cost pembangunan pelabuhan yang akan dikeluarkan oleh pihak PT Harap Panjang sesuia dengan bentuk awal pelabuhan tersebut.

“Kita minta mereka bangun kembali pelabuhan ini dengan konstruksi awal, berdasarkan desain awalnya, jadi dalam hal ini mereka mengganti rugi secara fisik, bukan dalam bentuk uang. Kita hanya minta mereka tambahkan tangga saja.

Jadi hari ini mereka hanya mengukur dan memperhitungkan cost pembangunannya, mereka akan mulai pengerjaan secepatnya,” kata Mawardi yang ditemui ikut mensurvey lokasi pelabuhan Sei Tenam, Kamis (2/10).

Dia berharap, PT Harap Panjang dapat secepatnya memulai pengerjaan, karena pelabuhan Sei Tenam tersebut akan segera difungsikan.

Di tempat yang sama, perwakilan PT Harap Panjang Jul mazli mengatakan, semetara pihaknya sedang ngukur dan mendesian kembali Pelabuhan tersebut mengikuti desain semula. selanjutnya akan diserahkan kepihak perhubungan laut untuk disahkan dan dimulai pembangunannya.

“Disini kita ukur dan gambarkan kembali sesuai dengan konstruksi awal, setelah itu kita akan tahu costnya kemudian kita siapkan matrial yang dibutuhkan,” ungkap Jul.

Terkait kapan akan dimulainya pengerjaan, dikatakan Jul, pihaknya berharap bisa secepatnya. Karena menurutnya semakin cepat dikerjakan maka akan lebih baik. Sedangkan untuk biaya pembangunan, sepenuhnya dibebankan pada PT Harap Panjang.

“Kita berharap secaptnya, karena lebih cepat akan lebih baik. Soal biaya, sepenuhnya ditanggung PT Harap Panjang,” ungkapnya.

Menanggapi pertanyaan masyarakat tentang lamanya PT Harap panjang merespon ganti rugi robohnya pelabuhan tersebut, Jul yang mewakili PT Harap Panjang mengatakan, ada beberapa alasan yang menghambat pengerjaan pembangunan kembali pelabuhan Sei Tenam,  diantaranya
beberapa sisa pengerjaan pada proyek  sebelunya pada pelabuhan tersebut serta masih ada aktivitas keluar masuk tongkang yang diperkirakan akan menghambat pengerjaan. Jadi sementara pihaknya menunda pembangunan. (MC Kab. Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *