Dishub Himbau Pemudik Pesan Tiket Lebih Awal

Diposting pada

Lingga, MC – Untuk mengatasi lonjakan arus mudik jelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika mengadakan Rapat Koordinasi dengan sejumlah unsur keamanan dan pengamanan, serta sejumlah operator armada laut yang beroperasi di Lingga.

Kabid Laut dan Udara Dishubkominfo Lingga, Mawardi SE mengatakan, rakor tersebut digelar untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran di Kabupaten Lingga. 

 Mengacu pada data tahun 2013, jumlah  penumpang yang masuk pada arus mudik lebaran ke Lingga berkisar 16.442 orang. Sedangkan penumpang yang berangkat mudik ke luar 5 pelabuhan tercatat 13.847 orang.

Mawardi menghimbau, Bagi pengguna jasa angkutan laut di lima pelabuhan yang ada di Lingga, Pemkab melalui Dishubkominfo menyarankan pemudik agar mengambil tiket lebih awal guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Hal tersebut untuk menghindari kendala transportasi dan armada pada hari H-4.

“Kemungkinan besar ada lonjakan arus mudik. Diharapkan kepada operator untuk menyeleksi atau mendata penjualan tiket sebelum keberangkatan. Dan kita sarankan bagi penumpang yang menggunakan transportasi laut juga ambil tiketnya lebih awal,” Ungkap Mawardi yang ditemui diruang kerjanya, Rabu (16/7).

Dikatakan Mawardi, hal tersebut bertujuan untuk memudahkan dalam mengatasi kendala lonjakan penumpang pada hari H, yang diperkirakan lonjakan penumpang terjadi pada H-4 sampai H-2 serta pada arus balik pada H+3.

Terkait dengan lonjakan penumpang dari Tanjungpinang, Mawardi menuturkan pihaknya tidak bisa mencampuri. Ia berharap kepada Dishub provinsi agar dapat mengakomodir lonjakan arus balik tersebut. “Di sana juga tersedia untuk perintis,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan keamanan dan kenyamanan pelayaran bagi setiap armada yang ada di Lingga, lanjut Mawardi, hal tersebut wewenang Syahbandar.

“Masalah pengecekan armada maupun kenyamanan dan safety berlayar ini wewenang Syahbandar. Termasuk alat penolongnya,” terang Mawardi.

Pada rapat tersebut, lanjut Mawardi, menyarankan pengecekan armada secara bersama-sama kita lakukan. “Kita juga mensteril pelabuhan, atau membatasi pengunjung pelabuhan, mengantisipasi kenyamanan pelabuhan,” ungkapnya.

Ada beberapa pelabuhan tempat naik turunnya penumpang armada laut di Lingga, yakini Pelabuhan Jagoh, Tg Buton, Pancur, Senayang, Benan. Transportasi yang singgah ke Jagoh yakni Super Jet, Arena dan Lingga Permai. Begitu juga dengan Pelabuhan Tg Buton Arena dan Lingga Permai. Sedangkan ke Senayang dan Pancur terdapat armada Merine Hawk dan Istiqomah.

“Arus mudik Dabo-Jambi di Pelabuhan Jagoh operatornya kita belum tahu, karena hari ini dia tidak hadir. Namun kita tetap pantau, dan menempatkan petugas di sana,” katanya.

Mawardi menambahkan, untuk fasilitas layanan pendukung lainnya juga akan disiapkan di tiap pelabuhan, sepeti kesehatan, keamanan dan lain sebagainya.

“kita akan bekerjasama dengan beberapa instansi seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, KP3, TNI, Polres dan yang lainnya, dalam memfasilitasi pelayanan pemudik di pelabuhan. ini guna menciptakan suasana mudik yang aman, nyaman dan terkendali di daerah kita,” Ungkapnya. (MC Kab. Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *