Dinkes Lingga Evaluasi Hasil Pemberantasan Filariasis 2013

Diposting pada


Lingga, Media Center – Untuk melakukan evaluasi kerja tim pemberantasan penyakit Kaki Gajah tahun 2013, dan juga rencana kerja tahun 2014, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga menggelar rapat koordinasi dengan stakeholder di aula pertemuan hotel Lingga Pesona, Senin (16/6).

Rapat kordinasi satu hari tersebut, dibuka oleh Asisten 1 Pemkab Lingga Drs Ayuzar.  Kepala Dinkes Lingga, Kasi Pemberantasan penyakit menular Harli, petugas kesehatan dan Pustu serta camat dan lurah dari seluruh wilayah Kabupaten Lingga juga turut menghadiri acara tersebut.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga mengklaim program pemberantasan Filariasis atau penyakit Kaki Gajah di Lingga yang dimulai tahun 2013 lalu sudah berjalan baik. Sebanyak 72,6 persen dari jumlah total masyarakat telah meminum obat anti Kaki Gajah.

dr Ingnasius Luti, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga mengatakan, Program pemberantasan penyakit Kaki Gajah di Lingga dengan pemberian obat massal dimulai sejak tahun 2013 silam. Hal itu mengacu pada telah ditetapkannya daerah ini sebagai salah satu daerah endemis filariasis di Indonesia.Penetapan tersebut berdasarkan kepada survei tahun 2010 di Daik dan tahun 2012 di Lingga Utara.

Luti mengatakan, Dalam 100 orang yang diambil sampel darahnya, 31 orang mengandung cacing mikrofilareal di darahnya. Saat ini, mereka dinyatakan positif menderita penyakit Kaki Gajah sebanyak 13 orang.

“Untuk daerah Bintan dan Batam pencapaian kita masih yang terbaik. Malahan saya sampai ditanya sama kepala dinas dari kedua daerah itu, bagaimana Lingga bisa mencapai 72,6 persen,” ungkapnya dalam sambutannya rapat kordinasi tingkat Kabupaten Lingga tersebut.

Beliau sampaikan harapannya di depan para undangan dari seluruh tim kesehatan Lingga yang masuk dalam tim pemberian obat massal pencegahan Filariasis yang hadir pada acara tersebut, agar pencapaian yang diperoleh Kabupaten Lingga, bisa lebih ditingkatkan lagi dan nantinya angka penderita Kaki Gajah di Lingga dapat ditekan serendah-rendahnya. (MC-Kab.Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *