Lingga Miliki 3 Sektor Unggulan

Diposting pada

INILAH.COM, Lingga – Kabupaten Lingga memiliki tiga sektor unggulan yang bisa dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian daerah pada 2012. Tiga sektor itu adalah perikanan (kelautan), pariwisata dan pertanian.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal (Bappeda PM) Kabupaten Lingga Muhammad Ishak mengatakan, tiga sektor unggulan yang akan dikembangkan tersebut harus saling mendukung dan dibangun secara integrated.

“Ketiga sektor unggulan sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal itu sesuai juga dengan rancangan Perda RTRW dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang telah disiapkan,” kata Ishak, Selasa (24/1).

 

Ia menjelaskan, untuk bidang perikanan, Kabupaten Lingga memiliki potensi ikan yang luar biasa, sehingga fokus pengembangan budi daya ikan, baik di air laut, air payau, maupun darat (sungai) harus lebih dipertajam melalui menyiapkan beberapa kawasan mina politan (budi daya).

“Beberapa kajian dan master plan akan disiapkan oleh Bappeda pada tahun 2012 ini. Sedagkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) juga harus segera menyiapkan beberapa infrastruktur penting, seperti tempat pendederan benih ikan,” ungkap Ishak.

Sedangkan pengembangan bidang pariwisata, kata Ishak, perkembangannya dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan. Terutama dari jumlah wisatawan yang datang dengan kosntribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lingga. Maka sektor ini lebih fokus pengembangannya dan tidak boleh setengah-setengah dan asal-asalan.

“Pembangunan pariwisata harus melibatkan multi sektor, sehingga perlu kebijakan dan komitmen yang kuat. Kita berkeyakinan sekali, sektor ini bisa menjadi primadona ke depan dan dapat mejadi pundi-pundi PAD Kabupaten Lingga bila dikelola lebih serius. Potensinya yang dimilik sudah sangat luar biasa, dan super lengkap,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa kajian, master plan dan detail engenering design Rancangan Induk Pengembangan Objek Wisata (DED Ripow) di Lingga juga sudah disiapkan dan tinggal pelaksnaannya saja. Sehingga pihak Disbudpar hanya tinggal memantapkan koordinasi dengan stakholder dan SKPD terkait.

Untuk bidang pertanian, lanjut Ishak, selain telah menyiapkan agro politan sebagai kawasan strategis Provinsi Kepri. Sejumlah kawasan lain yang berpotensi petanian, harus ditumbuhkembangkan.

Hal itu bisa dilakukan melalui kerja sama dengan pihak swasta dalam pengembangan perkebunan, seperti karet, pengembangan holtikultura dan tanaman pangan serta peternakan oleh masyarakat harus terus digesa.

“Master plan kawasan agro metro politan bidang pertanian harus segera dibuat tahun ini, dan untuk teknisnya di lapangan akan dibiayai oleh APBD kabupaten dan provinsi, termasuk dukungan dari APBN. Ke depan Lingga optimis sebagai salah satu daerah yang bisa menjadi penyuplai sayur-sayuran ke luar daerah, terutama ke Kota Batam,” ungkapnya. [mor]

 

Sumber : inilah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *