Perhelatan Tamadun Melayu I

Diposting pada

Tanjung Pinang – Wakil Presiden Republik Indonesia DR Budiono Mec mebuka secara resmi rangkaian kegiatan Perhelatan Tamadun Melayu I di Gedung Daerah Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Jum’at (27/09). Perhelatan ini di buka dengan Pawai Budaya yang bertema Kebesaran Sejarah Alam Melayu. Acara yang diikuti sekitar 26 peserta dari dalam maupun luar negeri ini berlangsung meriah. Pawai budaya merupakan salah satu rangkaian acara dalam Perhelatan tamadun Melayu ini. Rangkaian acara lainnya yang akan dilaksanakan adalah Pentas Seni Budaya Alam Melayu, Panggung Sastra, Pameran Sejarah dan Artefak, Lomba tari, Busana dan Masakan Melayu dan Seminar Kebesaran Budaya. Keseluruhan acara dilaksanakan di Tanjung Pinang dan pulau Penyengat.

 

Perhelatan  ini Wakil Presiden Indonesia Bapak Budiono didampingi Ibu beserta Para Menteri, Gubenur dan wakil gubernur, Walikota Tanjung Pinang, beserta para

Dari Provinsi Kepulauan Riau seluruh Kabupaten/Kota ikut memeriahkan rangkaian kegiatan diantaranya Kabupaten Lingga, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Natuna, Kabupaten Karimun, dan Kota Tanjung Pinang.

Kabupaten Lingga mengusung judul Khazanah Bunda Tanah Melayu dimana dalam pawai ini peserta menyuguhkan adat istiadat di Kabupaten Lingga, sebuah kerajaan yang masyhur pada suatu masa dulu di zaman Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, corak ragam pakaian adat istiadat merupakan suatu bentuk warisan yang berakar secara turun temurun dan dikembangkan. Selalu melekat antara orang melayu dan Islam.

Selain dari wilayah Provinsi Kepulauan Riau,peserta dari daerah lain yang ikut memeriahkan rangkaian acara ini adalah Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat. Sedangkan untuk peserta dari luar negeri yaitu Malaka, Kedah, Pulau Penang, Johor Bahru, Kelantan, Selangor, DMDI (Organisasi Dunia Melayu Dunia Islam yang berpusat di Malaka Bandaraya Bersejarah, dan Negara Singapura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *